Tips Mudah Mendesain Ulang Logo Perusahaan yang Bisa Ditiru

Free Download Logo Format PNG > Artikel > Tips Mudah Mendesain Ulang Logo Perusahaan yang Bisa Ditiru
347

Mendesain ulang logo perusahaan merupakan hal lumrah yang bahkan sering kali kamu temui. Alasannya juga sangat beragam dan masuk akal untuk dilakukan. Terlebih, adanya landasan misi dan visi agar bisa lebih dekat dengan konsumen secara visual sudah dapat menjadi dasar utamanya.

Emblem itu bukan hanya sebuah tanda pengenal, namun identitas bagi sebuah perusahaan. Membuatnya juga tidak asal-asalan, dan umumnya, memiliki filosofi atau makna tersendiri yang coba disampaikan perusahaan.

Logo sendiri bukan hanya memprioritaskan tampilan, namun juga unsur kesatuan, dominasi, irama, proporsi serta keseimbangan. Tidak lupa, harus mudah diingat dan dibaca oleh khalayak ramai agar memancing rasa penasaran calon konsumen.

Jenis yang umumnya digunakan ada tujuh, yaitu logotype, maskot, emblem, tanda kombinasi, abstrak, singkatan, dan simbol. Lalu, apa alasan tepat mengapa terkadang harus mendesain ulang logonya? Simak penjelasan berikut.

Kenapa Harus Mendesain Ulang Logo Perusahaan?

Alasan mendesain ulang logo milik perusahaan sangatlah beragam. Brand yang selama ini ada di sekitar kamu, tidak serta-merta menciptakan emblem hanya untuk tanda pengenal. Melainkan salah satu alat berkomunikasi selain lisan.

Menciptakan logo yang menarik dan jelas citranya sesuai keinginan perusahaan terhadap bidang, tentu saja akan sukses memikat calon konsumen untuk mencoba tawaran jasa atau barang tersebut.

Terlebih, apalagi jika kamu sudah berhasil membangun reputasi yang bagus, maka tanpa perlu menjelaskan tawaran produk atau jasa, hanya dengan melihat logo perusahaan saja, konsumen langsung tahu kualitasnya.

Mendesain ulang logo perusahaan bertujuan untuk memperkuat posisinya, bersaing dipasaran dengan kompetitor lain. Merubah citra bisnis ke arah strategi yang lebih optimal dan totalitas.

Gambar atau tulisan pada logo sendiri membawa visi dan misi perusahaan, menjadi cerminan perubahan tersebut.

Tujuan Mendesain Ulang Logo Milik Perusahaan

Sebelum masuk ke dalam tips mendesain ulang logo perusahaan, kami akan menjelaskan sedikit lebih rinci tentang tujuannya. Masuk ke dalam poin-poin sederhana, namun berperan penting dalam perkembangan perusahaan tersebut.

    1. Adanya perubahan pada visi dan misi di dalam perusahaan, sehingga merubah logo menjadi pilihan tepat agar mudah menarik konsumen.
    2. Adanya cita-cita atau harapan untuk meningkatkan reputasi perusahaan semakin berkembang baik.
    3. Perusahaan tersebut ingin membuat branding demografis yang lebih baik.
    4. Tidak jarang juga, perusahaan tersebut mengalami perubahan pada manajemen dan sistem di dalamnya. Sehingga, secara sepakat membentuk tanda pengenal baru untuk perusahaan.

Tidak bisa dipungkiri jika bergabung atau bekerja sama dengan perusahaan lain, dapat meningkatkan reputasi milik sendiri. Dan inilah yang menjadi alasan lain mengapa harus mendesain ulang logo.

Tips Mudah Mendesain Ulang Logo Perusahaan

Mendesain ulang logo terbilang tidak begitu sulit apabila kamu memahami dengan pasti, akan seperti apa citra ke depannya. Di samping itu, harus menyeimbangkannya dengan bidang yang memang ditawarkan serta misi dan visi terbaru.

Ada beberapa tahapan yang bisa digunakan sebagai acuan dalam membuat logo versi upgrade dari perusahaan kamu, berikut diantaranya.

1. Mengenal secara Keseluruhan Jati Diri Perusahaan

Poin pertama ini merupakan kunci utama, karena bagaimana bisa kamu menciptakan logo tanpa mengenal jati diri perusahaan sendiri.

Kamu harus dapat menjawab beberapa pertanyaan ini, semisal siapa kamu (perusahaan tersebut), apa yang perusahaan itu kerjakan atau tawarkan, ingin dikenal seperti apa dan bagaimana, serta citra apa yang ingin ditonjolkan.

Pada tahap ini, tidak ada salahnya menggunakan tenaga ahli atau seorang professional untuk membantu kamu. Sebab menginvestigasi dengan detail sebuah perusahaan itu membutuhkan cukup banyak waktu, apalagi rebranding.

Menyewa jasa seorang konsultasi bisa jadi merupakan pilihan tepat, agar tidak salah mengambil keputusan akhir. Kamu bisa memilih seorang professional dari konsultan eksternal atau perusahaan pemasaran.

Apalagi jika kamu mendesain ulang logo perusahaan besar, sudah pasti kewalahan bila tidak bekerja sama dengan ahlinya.

2. Berkewajiban Meriset Pasar yang Sudah Ada

Kamu menghasilkan sebuah tawaran jasa atau barang berdasarkan kebutuhan konsumen, sehingga akan sangat tepat meminta pendapat masing-masing pelanggan.

Bisa menggunakan cara survey, atau grup fokus untuk meminta pendapatnya. Dari tahap ini, kamu bisa meminta juga anggota demografis perusahaan untuk memasukan pendapat pelanggan pada merek perusahaan, produk hingga reputasi.

3. Menentukan Desain Logo yang Terbaik dan Menarik

Pada tahap ini, mendesain ulang logo perusahaan sudah hampir terlihat bentuk fisik dan makna yang coba disampaikan kepada konsumen. Kamu bisa menjadikan USP sebagai titik fokus dari segala proses rebranding.

Kamu juga harus bisa memilih target audiens, sebab bukan mampu memikat sebanyak-banyaknya pelanggan, namun gaet yang memang tertarik sehingga bisa membeli produk atau memakai jasa perusahaan tersebut hingga berkali-kali.

4. Membuat Poin Materi tentang Logo Tersebut

Kamu bisa membuat daftar materi atau bahan untuk rebranding, mulai dari blog, web, kartu nama, poster atau selebaran. Ketika mulai bereksperimen dengan desain baru, ada baiknya tanyakan pada diri kamu tentang kecocokan desain dengan strategi merek perusahaan.

5. Libatkan Karyawan dalam Proses

Masukan atau pendapat karyawan sangatlah penting untuk dipertimbangkan demi kelancaran mendesain ulang logo perusahaan. Sebab mereka adalah salah satu yang berperan aktif dalam perkembangan perusahaan.

Selain dapat mempererat hubungan antarkaryawan dan atasan, kamu juga sudah memastikan kembali jika logo tersebut mendapatkan persetujuan secara umum dari orang-orang yang nantinya membawa tanda pengenal tersebut.

6. Siap Memublikasikan Desain Baru kepada Audiens

Mendesain ulang logo perusahaan merupakan keputusan besar dan tidak boleh disepelekan. Jati diri dan masa depan perusahaan ada pada perubahan yang terkesan kecil dan simpel itu.

Pada tahap ini, kamu harus melakukan publikasi secara tegas dan cepat. Jangan bertele-tele dalam mempromosikan logo baru karena hanya akan membuat pelanggan bingung.

Kamu bisa menyebarkannya melalui email, web atau selebaran, yang nantinya dapat mendapatkan feedback tentang respon dari logi baru tersebut. Biarkan pelanggan mengetahui alasan mengapa ada perubahaan logo. Sistem transparan memudahkan kamu melakukan pendekatan secara intim dengan konsumen.

7. Menganalisa Feedback dari Target Perusahaan

Proses mendesain ulang logo perusahaan tidak berhenti pada publikasi, namun feedback dari para pelanggan juga harus dipertimbangkan. Kamu tetap harus menganalisa umpan balik tersebut.

Bagaimana dampak dan respon target audiens, apakah positif atau negatif. Kamu bisa menggunakan cara informal, yaitu bertanya langsung kepada pelanggan atau survey daring, serta grup fokus.

Sebab, rebranding merupakan perubahan besar, dan satu langkah perkembangan sebuah perusahaan dengan cita-cita lebih baik serta tinggi. Dan jika dilakukan dengan benar, dapat meningkatkan reputasi secara cepat.

Usahakan untuk mempertahankan pelanggan lama, meski memiliki tujuan menarik pelanggan baru juga. Sebab, pelanggan lama, pastinya sudah lebih mengenal tujuan atau bahkan visi dan misi yang coba perusahaan kamu tawarkan selama ini.

Ada banyak alasan mengapa sebuah perusahaan berdiri dengan memiliki banyak penawaran untuk konsumen dengan berbagai target. Kamu sebagai pengendali ‘flow’ dalam pemasaran, harus bisa mengambil keputusan terbaik tanpa menutup mata terhadap pendapat sekitar.

Analisa, kenali target audiens, konsistensi jati diri produk merupakan kunci kesuksesan rebranding. Dan tulisan mengenai tips mendesain ulang logo perusahaan ini diharapkan mampu menjadi solusi tepat kamu.

error: