7 Tips Rebranding Logo Perusahaan agar Semakin Sukses

Free Download Logo Format PNG > Artikel > 7 Tips Rebranding Logo Perusahaan agar Semakin Sukses

Tips rebranding logo perusahaan terkadang diperlukan oleh sebagian pelaku bisnis. Ada kalanya simbol bisnis kamu sudah dirasa tidak lagi relevan atau kurang strategis dalam menarik pelanggan. Sehingga memikiran langkah rebranding adalah solusi yang bisa dipertimbangkan. Atau bisa jadi simbol tersebut ternyata kurang mewakili karakter bisnis.

Dengan demikian melakukan perubahan baik secara masif maupun sebagian kecil bisa saja dipilih. Rebranding logo bukanlah sesuatu yang buruk. Pada kenyataannya, tidak sedikit perusahaan besar dan sukses juga melakukan hal ini pada bisnis mereka. Perubahan pada lambang merek bisa juga dilakukan karena adanya perubahan nama dengan alasan perluasan bisnis.

Hal ini tentunya merupakan hal positif sehingga mengganti aspek visual bisnis bukan menjadi hal yang buruk. Citra suatu perusahaan biar bagaimanapun harus dibangun secara optimal. Mungkin saja brand kamu sudah memiliki popularitas sebelumnya dan menggantinya agar menjadikannya lebih besar. Untuk mencapai tujuan ini, diperlukan effort besar pula.

1. Menyusun Visi dan Misi Baru

Tips rebranding logo perusahaan yang pertama dan utama adalah dengan mengetahui apa visi dan misi dari brand kamu. Jika ingin mengubah citra perusahaan, secara tidak langsung kamu juga perlu memikirkan apa sebenarnya visi dan juga misi yang ingin ditetapkan. Dengan sudah berdirinya bisnis selama beberapa waktu lamanya, kemungkinan visi misi sebelumnya kurang optimal.

Maka dari itu, wajib bagi kamu untuk memikirkan bagaimana visi dan misi yang baru agar mencapai kesuksesan di dalam bisnis sesuai dengan harapan. Ini adalah waktu yang tepat untuk duduk bersama seluruh tim dan menyusun kerangka tujuan sesuai kepribadian serta keyakinan perusahaan. Karena pada dasarnya, rebranding bukan hanya tentang perubahan visual simbol saja.

Lebih dari itu, rebranding juga mencakup keseluruhan nuansa citra perusahaan yang ingin disampaikan kepada audiens. Pastikan juga untuk menerapkan strategi secara konsisten serta kohesif dari tiap-tiap elemen logo. Ini bertujuan agar dapat menyelaraskan antara citra lama dan citra baru sehingga tetap masuk akal. Karena membuat perubahan bukan berarti menciptakan benturan-benturan.

2. Melakukan Riset Dahulu Sebelum Rebranding

Tips rebranding logo perusahaan yang juga memiliki dampak krusial adalah riset alias penelitian. Penelitian adalah kunci dari kesuksesan bisnis. Bukan hanya ketika memulai sebuah usaha, saat kamu memutuskan untuk melakukan rebranding, maka penelitian juga memainkan peran penting. Lakukan interaksi dengan tim atau karyawan dan para pelanggan.

Melalui interaksi tersebut, kamu bisa mendapatkan umpan balik yang selanjutnya dapat dianalisis dari segi bisnis. Kemudian tawarkan ide-ide serta inovasi bisnis terbaru kepada mereka dan amati bagaimana reaksi yang mereka tunjukkan atas ide-ide tersebut. Lakukan juga riset mengenai pandangan konsumen terhadap merek saat ini.

Dari riset tersebut, kamu bisa mengetahui hal apa saja yang memiliki nilai positif di mata konsumen. Tips rebranding logo perusahaan bukan selalu berarti kamu harus mengganti keseluruhan elemen. Jika konsumen sudah beresonansi dengan merek saat ini, tidak ada salahnya mempertahankan elemen tersebut dan mengganti sebagian elemen lainnya.

3. Selalu Konsisten dengan Suatu Keputusan

Salah satu kendala yang kerap menjegal kesuksesan suatu bisnis adalah tidak adanya konsistensi akan keputusan bisnis. Dalam hal rebranding, kamu juga harus tetap konsisten pada keputusan tersebut. Jangan sampai kamu memaksakan untuk menciptakan citra yang baru tanpa mengetahui apa sebenarnya tujuan rebranding itu sendiri.

Karena pada akhirnya ini hanya akan membuang waktu dan justru membawa perusahaan terjebak dalam jurang kegagalan. Setelah proses tips rebranding logo perusahaan dilakukan, tetaplah berada di jalur tersebut secara konsisten. Kemungkinan untuk melakukan perubahan simbol dalam beberapa tahun ke depan memang tetap ada.

Akan tetapi dengan manajemen terarah, misalnya memanfaatkan penggunaan buku merek, maka perubahan demi perubahan akan mengarah pada hasil terbaik. Untuk memperkuat loyalitas konsumen, kamu juga dapat melibatkan partisipasi mereka dan meminta pendapat terkait merek. Misalnya memfasilitasi gagasan opini mereka tentang logo hingga slogan melalui jajak pendapat.

4. Tidak Terburu-Buru dalam Mengubah Aspek

Tips rebranding logo perusahaan ini merupakan bentuk kedewasaan berpikir dan sikap bijaksana dalam mengambil keputusan. Mengubah citra merek bukanlah suatu hal mudah dan boleh dilakukan secara sembarangan. Maka dari itu, sebaiknya kamu tidak melakukannya dengan terburu-buru. Ada banyak aspek yang perlu dipikirkan.

Pertimbangkan pula untuk melibatkan tim dengan kemampuan teknis ketika membuat rancangan logo terbaru. Mempertahankan elemen-elemen yang telah bekerja dengan baik adalah pilihan tepat alih-alih mengubahnya secara keseluruhan. Tidak ada alasan untuk membuang bagian terbaik dari merek lama dengan dalih rebranding karena ini justru bisa menjadi blunder yang merugikan.

Cara mengubah citra merek menjadi lebih positif adalah hanya mengganti bagian terburuknya saja. Sementara bagian yang telah beresonansi dengan pelanggan sebaiknya tetap dipertahankan. Ini dapat membangun kesan bahwa perusahaan kamu selalu berupaya memberikan yang terbaik sesuai keinginan konsumen. Poin pentingnya adalah sesuaikan dengan kebutuhan merek.

5. Membangun Brand untuk Para Pelanggan

Tips rebranding logo perusahaan adalah fokus pada pelanggan. Pelanggan atau konsumen adalah orientasi tertinggi bagi sebuah bisnis. Kamu tentu familiar dengan pepatah “Pembeli adalah Raja”. Pepatah tersebut memang tidak bisa dipungkiri kebenarannya. Karena biar bagaimanapun, salah satu tujuan bisnis adalah untuk memberikan kepuasan terbaik bagi para pelanggan.

Saat ingin mengubah citra merek, pikirkan pelanggan atau pengikut kamu. Menjadikan citra serta identitas perusahaan sesuai keinginan pelanggan dapat membuat mereka terus loyal berlangganan dengan produk maupun layanan bisnis kamu. Brand-brand ternama yang sukses selalu berhasil menjalin hubungan mereka dengan konsumen dengan baik dan dekat.

6. Membuat Desain Visual yang Cocok Dipasang Dimana Saja

Salah satu tips rebranding logo perusahaan tentunya juga perlu memikirkan penempatan simbol mereknya. Membuat desain yang fleksibel adalah kunci brand kamu bisa diterima dan dikenal dimana saja. Yang dimaksud desain fleksibel adalah tidak melibatkan adanya aspek visual atau elemen berbenturan dengan suatu budaya dan tradisi.

Dengan adanya benturan semacam itu, maka logo brand kamu akan sulit ditempatkan di sembarang lokasi. Bahkan terdapat potensi membangkitkan sentimen negatif bagi sebagian kelompok jika terdapat elemen visual kurang baik. Maka dari itu, pikirkan baik-baik setiap aspek visual dalam desain logo kamu.

7. Menyusun Strategi Konten Visual

Strategi konten visual adalah tips rebranding logo perusahaan yang signifikan khususnya di era digital seperti saat ini. Kebanyakan audiens lebih tertarik pada konten visual bernuansa menarik dibandingkan memperhatikan konten tekstual. Untuk membangun citra perusahaan yang baru, kamu perlu menyusun strategi dengan membuat konten-konten keren.

Dengan konten visual yang menarik, audiens akan lebih cepat dan mudah mengenali brand kamu. Konten-konten atraktif tersebut dapat dibagikan melalui berbagai media online seperti website, Facebook, Twitter, Instragram, hingga platform berbasis video. Cara demikian saat ini tentu saja lebih efektif.

Logo merupakan identitas visual dari sebuah perusahaan. Meskipun sifatnya melekat, namun ada kalanya logo perlu di-rebrand agar lebih sesuai dengan visi misi serta tujuan bisnis. Agar tidak salah dalam membangun citra baru, terapkan tips rebranding logo perusahaan dengan sesuai.