9 Tips Membuat Desain Logo Bisnis agar Terlihat Profesional

Free Download Logo Format PNG > Artikel > 9 Tips Membuat Desain Logo Bisnis agar Terlihat Profesional
109

Tahukah kamu kalau membuat desain logo bisnis tidak bisa sembarangan dan harus dilakukan setelah perhitungan, perencanaan, serta pengambilan keputusan? Banyak orang mengira jika membuat logo hanya perlu mewakili perusahaan atau brand saja padahal tidak semudah itu.

Sebab keputusan dan kreasi yang dilakukan untuk menciptakan sebuah ikon mewakili bisnis tidak bisa hanya ditentukan dari nama maupun jenis usahanya saja. Melainkan ada beberapa faktor lain harus diperhatikan.

Misalnya aspek makna dari logo tersebut. Hal ini penting karena akan berpengaruh pada perkembangan bisnis dan bagaimana bisnis bersaing dengan pesaing di dunia luar. Jadi, bagaimana cara membuat logo yang baik? Simak 9 tips di bawah ini.

Inilah 9 Tips Membuat Desain Logo Bisnis Profesional

Pada dasarnya, sebelum proses desain dimulai biasanya desainer akan mendengarkan permintaan klien mengenai bagaimana desain diinginkan. Namun, dalam pembuatan logo bisnis, bukan hanya harus mendengar permintaan klien, tapi juga perlu memerhatikan hal berikut:

1. Harus Memiliki Makna

Dalam sebuah desain logo bisnis selalu terkandung makna di dalamnya. Makna tersirat ini memang tidak selalu bisa terbaca oleh audiens dan mungkin akan memberikan asumsi berbeda-beda.

Namun, dengan memberikan makna akan membuat audiens tertarik dan berimajinasi mengenai ikon tersebut. Audien akan lebih mudah mengingat karena ketertarikan tersebut dan ini akan meningkatkan brand awareness.

Sebuah ikon bisnis yang mudah diingat konsumen akan sangat membantu usaha kamu berkembang menjadi bisnis sukses di masa depan.

2. Harus Beda dari yang Lain

Jika kamu menganggap desain logo bisnis yang mirip dengan ikon milik brand ternama akan membantu perkembangan usaha, maka pemikiran ini salah. Sebab jika meniru milik orang lain akan membuat kamu dikira plagiat atau dianggap brand KW.

Jadi, keputusan pembuatan logo meniru ini sangat tidak tepat dan mungkin akan memberikan dampak buruk. Lebih baik gunakan sesuatu yang berbeda dan out of the box. Ini membuat desainnya menjadi beda dan unik sehingga lebih berkesan bagi audiens.

Dengan desain yang berbeda menandakan bisnis kamu memiliki inovasi bukan hanya meniru punya orang lain. Selain itu, meniru milik perusahaan lain bisa mengakibatkan pelanggaran hak cipta dan menurunkan kepercayaan konsumen.

3. Harus Efektif

Desain logo bisnis juga harus efektif sesuai dengan fungsinya sebagai ikon dari sebuah usaha atau merek. Agar bisa membuat simbol yang efektif, kamu bisa mempertimbangkan 4 hal berikut ini:

  • Harus dapat dideskripsikan.
  • Mudah diingat sehingga hanya dari simbol saja audiens bisa tahu itu produk atau layanan bisnis kamu.
  • Efektif tanpa dan dengan warna, artinya ketika logo dicetak dengan warna maupun tidak tetap dapat dikenali oleh audiens.
  • Bisa dilihat dalam skala kecil sekalipun, artinya harus dibuat dengan detail yang baik.

Empat hal ini harus dipahami sebelum merancang desain logo yang efektif. Karena ikon dalam bisnis menjadi penentu kesuksesan usaha di masa depan. Jika gagal dan tidak efektif, maka bisa menjadi hal negatif yang merugikan bisnis.

4. Bentuk Sederhana Lebih Baik

Kebanyakan orang ingin membuat desain logo bisnis yang wah dengan desain unik dan bermacam-macam. Keunikan memang menjadi daya Tarik, tapi bentuk sederhana dan mudah diingat akan lebih mudah melekat dalam ingatan.

Jadi, meskipun kamu menginginkan gaya unik, tetap buat dengan cara sederhana dan pastikan mewakili makna serta tujuan bidang usaha. Sebab dengan kesederhanaan pesan bisnis lebih mudah tersampaikan dan melekat pada audiens.

Selain itu, sederhana yang dipadukan dengan kreativitas unik akan membentuk pesan tersembunyi sehingga membangkitkan rasa penasaran. Triknya adalah menyambungkan simbol dengan lambang atau ikon yang unik sehingga audiens fokus pada logo.

5. Lihat Milik Pesaing

Bukankah tidak boleh membuat desain logo bisnis yang mirip punya perusahaan lain? Ya, memang benar. Namun, fungsi melihat simbol milik pesaing di sini bukan untuk menirunya, melainkan memberi inspirasi.

Selain itu, ketika tahu bagaimana simbol milik pesaing kamu bisa membuat yang berbeda sehingga tidak akan sama. Kamu bisa menggunakan teknik grafis dan gaya berbeda sehingga hasilnya tidak akan mirip, bahkan jauh berbeda.

Jadi, jangan malas melihat detail logo dari pesaing, terutama ketika hendak membuat milik sendiri. Sebab tanpa melakukan hal ini sangat besar kemungkinan kamu membuat logo yang serupa dengan pesaing.

6. Harus Mewakili Brand Bisnis

Desain logo bisnis harus bisa mewakili bisnis yang dilakukan, karena fungsinya memang untuk hal itu. Dengan demikian, ketika audiens melihatnya bisa langsung mengenali. Sebab merek kamu adalah bisnis kamu, jadi keduanya tidak dapat dipisahkan.

Sebagai contoh, kamu memiliki bisnis dalam bidang kuliner jangan memasang logo dengan gambar alat perbengkelan. Sebab keduanya sangat tidak berhubungan dan audiens bisa salah memahami.

Pastikan ketika audiens melihat logo bisa langsung menebak atau menghubungkan merek dan bisnisnya. Gunakan ikon atau simbol unik yang mudah dikenali dan menjadi simbol khusus untuk merek kamu.

Kamu juga bisa menciptakan gaya khusus misalnya gambar daun yang dimodifikasi untuk jenis bisnis berkaitan dengan tanaman. Atau simbol lain yang berkaitan dan dapat mewakili jenis usaha kamu.

7. Apakah Harus Mengikuti Tren?

Tren desain logo bisnis selalu berganti dan pada masanya sebuah desain bisa dianggap kuno. Jadi, apakah harus membuat sesuai tren? Tidak juga, karena banyak merek yang bertahan dengan satu simbol dan bertahan lama.

Namun, mengikuti tren memang akan membuat desain tampak bagus dan segar sehingga menjadi pilihan banyak desainer. Jadi, harus ikut tren atau tidak? Opsional saja, bisa mengikuti tren atau tidak, tapi satu yang pasti buatlah desain untuk jangka panjang.

Pastikan desain yang dibuat tidak hanya bertahan satu-dua tahun, setidaknya bisa bertahan satu decade. Karena modernisasi dalam bisnis merupakan hal wajar, termasuk dalam pembuatan logo bisa diperbaharui jika waktunya tiba.

8. Sebaiknya Hindari Desain Terlalu Kuno

Desain logo bisnis jadul memang menjadi salah satu alternative pilihan dan membuat tampilan berbeda sehingga terlihat unik. Namun, apabila gayanya terlalu jadul tanpa sentuhan modern akan membuatnya tampak buruk.

Oleh sebab itu, salah satu tips agar logo terlihat segar adalah menghindari penggunaan desain terlalu kuno. Apalagi jika desainer tidak memberikan modernisasi di dalamnya. Lebih baik mengombinasikan modern dan kuno dalam satu wadah sehingga menjadi unik.

9. Jangan Pilih yang Rumit

Apabila kamu memiliki target seluruh kalangan masyarakat, maka jangan sampai menggunakan simbol rumit yang sulit dipahami. Jika terlalu rumit, audiens akan malas melihatnya dan tidak mudah diingat.

Tujuan utama pembuatan desain logo bisnis adalah menyampaikan pesan dan mengesankan audiens. Jika desainnya rumit, maka pesan tidak akan sampai pada audiens sehingga mudah dilupakan.

Jadi, lupakan detail kompleks dengan bentuk ribet, utamakan saja pada detail unik yang mudah melekat diingatan. Atau gunakan warna tertentu untuk memudahkan masuk dalam ingatan audiens.

Tidak perlu membuat detail yang sangat rumit hingga seluruh bagian harus artistik. Karena audiens tidak membutuhkan hal seperti ini dan hanya akan membuang waktu.

Membuat simbol untuk sebuah bisnis bukan perkara mudah dan dapat diselesaikan sekejap. Karena ada banyak pertimbangan dalam pembuatannya. Dengan perencanaan matang barulah bisa menghasilkan desain logo bisnis yang melekat dalam ingatan audiens.

error: