Alasan Rebranding Desain Logo Perusahaan Perlu Dilakukan

Free Download Logo Format PNG > Artikel > Alasan Rebranding Desain Logo Perusahaan Perlu Dilakukan

Rebranding desain logo perusahaan merupakan hal yang perlu dilakukan. itu karena desain logo mewakili perusahaan kamu secara keseluruhan.

Jika tidak dilakukan pembaharuan, citra yang dimiliki perusahaan juga akan terasa kurang baik. selalu ingat bahwa logo memiliki fungsi utama sebagai citra.

Ketika citra ini tidak didapatkan secara sempurna, pengaruhnya terhadap perusahaan pasti kurang baik. Sebenarnya ketika pertama kali dibuat, sebuah logo pasti dirasa maksimal.

Pembuatnya akan merasa jika logo tersebut memang memiliki kualitas terbaik dan akan digunakan dalam waktu lama. Namun seiring berjalannya waktu, dunia tentu mengalami perubahan.

Dengan dunia yang berubah, logo yang sebelumnya terlihat sempurna bisa saja kesempurnaannya terasa hilang.

Pada kondisi ini, seseorang akan mulai tergiur untuk melakukan pembaharuan. Selalu ingat bahwa pembaharuan logo bukanlah salah.

Ini merupakan hal wajar yang memang perlu dilakukan. Sudah ada banyak perusahaan di  dunia yang sukses dengan mengganti logonya.

Beberapa Alasan Rebranding Desain Logo Perusahaan

Namun ketika mengganti logo, pastikan agar tidak asal. Milikilah alasan yang kuat jika logo tersebut memang perlu diganti.

Apabila alasan tersebut tidak dimiliki, mengganti logo memang hal percuma. Berikut beberapa alasan terbaik mengapa seseorang perlu melakukan penggantian logo.

  1. Logo Sudah Kuno

Alasan rebranding desain logo perusahaan pertama berhubungan dengan kesan logo itu sendiri. Bisa saja, logo tersebut sudah terkesan kuno.

Apabila kesan kuno ini sudah nampak, merupakan kesalahan besar apabila terus mempertahankannya. Selalu ingat bahwa logo mencerminkan citra perusahaan.

Apabila logonya saja terkesan kuno, hal tersebut mencerminkan bahwa perusahaan tersebut memiliki citra kuno.

Selain itu, logo juga membuktikan pengembangan. Dengan pembaruan yang terus terjadi, hal tersebut membuktikan bahwa perusahaan tersebut berkembang.

Jika logo tidak diganti dalam waktu lama, bisa saja akan muncul kesan ke permukaan dimana perusahaan tersebut tidak mengalami pengembangan. Sebagai saran, kurangi keberadaan warna neon dari logo.

Selain itu, kesan retro juga perlu dikurangi. Kalaupun mau ditambahkan, perlu dipikirkan secara matang bagaimana caranya agar kesan retro tersebut tetap terlihat istimewa.

Sebagai bentuk nyata rebranding desain logo perusahaan, apple bisa dijadikan contohnya. Jika melihat pada perkembangan logonya, akan terlihat bahwa logo tersebut dulunya sangat kuno.

Namun jika kembali di tahun tersebut, dulu logonya tidak kuno. Namun apple sendiri cerdas dalam mengikuti perkembangan zaman.

Dengan kecerdasan tersebut, setiap pembaharuan bisa dilakukan. Sekarang, logonya terkesan sangat modern walaupun karakternya tidak mengalami perubahan.

  1. Target Pasar Berubah

Alasan rebranding desain logo perusahaan selanjutnya terkait dengan target pasar. Target pasar sebuah bisnis tidak selamanya sama.

Terkadang, target pasar tersebut mengalami perubahan. Ketika perubahan tersebut terjadi, logo jelas perlu dirubah.

Itu karena, logo ini biasanya mewakili target pasar. Jika perubahan tidak dilakukan, target pasar tersebut tidak akan bisa diraih oleh perusahaan.

Misal di awal, sebuah perusahaan menjadikan pemuda sebagai target. Dengan pemuda sebagai target, jelas kesan kekinian akan ditonjolkan pada logo.

Biasanya, unsur teknologi sering ditambahkan. Namun jika target pasar ingin diarahkan kepada anak-anak, logo jelas perlu dirubah.

Unsur kekinian di dalamnya perlu diganti menjadi penuh warna. Hal tersebut akan membuat logo tersebut menjadi lebih relevan.

Contoh nyata dari hal ini sangat terlihat pada perubahan yang terjadi di Mc Donald. Jika melihat pada sejarah, Mc Donald menjadikan anak-anak sebagai target pasar awalnya.

Namun dengan berkembangnya waktu, anak anak yang menjadi target pasarnya mulai tumbuh dewasa. Hal ini membuat Mc Donald memasukkan orang tua ke dalam target pasarnya.

Perubahan terkait hal itu sangat jelas pada logo Mc Donald. Pada kisaran tahun 50an, logonya memang diperuntukkan untuk anak-anak.

Namun sekarang, kesan anak-anak tersebut sudah tidak terlalu nampak pada desainnya. Sekarang, kesan yang ditimbulkan menjadi lebih general.

  1. Layanan Telah Berubah

Rebranding desain logo perusahaan juga perlu dilakukan apabila pelayanan yang diberikan terhadap konsumen berubah. Selalu ingat bahwa tetapnya target pasar belum tentu membuat perusahaan tidak berubah.

Biasanya, sering dilakukan perubahan dari segi layanan yang diberikan. Penambahan layanan ini biasanya memiliki beberapa tujuan.

Salah satunya adalah untuk memuaskan konsumen. Dengan penambahan layanan, diharapkan setiap kebutuhan dari konsumen bisa dipenuhi oleh perusahaan tersebut.

Apabila terdapat penambahan layanan namun tidak ada perubahan logo, citra yang bisa ditimbulkan bisa buruk. Konsumen bisa saja tidak menyadari bahwa perusahaan tersebut melakukan pengembangan dari segi layanan.

Jika melihat pada sudut pandang ini, perbedaan akan nampak jelas apabila melihat rebranding desain logo perusahaan pos Indonesia. Di awal terbentuk, pos Indonesia menjadikan surat manual sebagai layanan utama.

Namun sekarang, surat manual sudah tidak bisa dijadikan pilihan. Itu karena, surat manual sudah tidak selaras dengan perkembangan yang ada.

Jumlah penggunanya juga sangat sedikit. Dari sana, pos Indonesia melakukan pengembangan terhadap layanannya.

Dibanding hanya fokus terhadap surat manual, mereka mulai mengikuti trend sebagai penyedia pengiriman barang. Perubahan tersebut sangat nampak pada logonya.

Beberapa tahun ke belakang, logo pos Indonesia bertuliskan pos & giro. Namun sekarang, logo tersebut sudah semakin baru dan tulisan tersebut dihilangkan.

  1. Menginginkan Pembaruan

Alasan rebranding desain logo perusahaan selanjutnya adalah jika menginginkan pembaharuan. Ketika sebuah perusahaan telah bergerak lama, semangat biasanya menurun.

Menurunnya semangat tentu berpengaruh terhadap produktivitas perusahaan. Jika hal ini terjadi, pembaharuan dari berbagai hal perlu dilakukan.

Dengan pembaharuan tersebut, diharapkan semangat baru dalam menjalankan bisnis akan bisa dimunculkan. Sebenarnya, ini merupakan pekerjaan rumah yang sangat besar.

Pada poin ini, logo perlu diganti namun jangan sampai mengubah citra yang ada. Itu karena, perubahan tersebut dibuat murni untuk penyegaran.

Poin penting dari rebranding desain logo perusahaan adalah memperkirakan ketahanannya. Pastikan agar tipe yang dipilih dapat bertahan dalam waktu lama.

Hal tersebut membuat rebranding tidak perlu terus dilakukan. contoh nyata terkait hal ini dapat dilihat dari coca cola.

Sudah sangat lama coca cola tidak melakukan pembaharuan logo. Namun, kesan yang dimunculkannya tetap baik dan tidak mengalami penurunan.

  1. Terlalu Rumit

Alasan rebranding desain logo perusahaan terakhir adalah untuk penyederhanaan. Ini memang menjadi trend masa kini dimana logo yang menarik memiliki bentuk sederhana.

Merupakan kesalahan besar apabila logo yang rumit terus dipertahankan di zaman sekarang. Hal tersebut membuat pengembangan seakan tidak dilakukan.

Logo perusahaan yang sederhana memiliki banyak keunggulan. Salah satunya adalah untuk keperluan publikasi.

Ketika logo dibuat sederhana, seseorang akan lebih mudah mengingatnya. Hal berbeda akan terasa apabila kesannya terlalu rumit.

Hal ini nampak jelas jika melihat pada banyak perusahaan besar di dunia. Pada awalnya, kebanyakan perusahaan tersebut menggunakan logo dengan kondisi rumit.

Namun semakin kemari, logo tersebut terus mengalami pengembangan. Dengan pengembangan, kerumitan terus berkurang hingga menjadi sangat sederhana.

Pastikan untuk serius dalam menciptakan logo perusahaan. Jangan sampai melakukan kesalahan dengan tidak memerhatikannya dengan baik.

Jika citra yang dimunculkan ke permukaan jelek, sulit untuk berharap pengembangan akan terjadi di perusahaan tersebut. Selain itu, selalu ingat untuk melakukan rebranding desain logo perusahaan jika sudah waktunya.