Berbagai Jenis Desain Logo, Wajib Tahu Sebelum Membuatnya

Free Download Logo Format PNG > Artikel > Berbagai Jenis Desain Logo, Wajib Tahu Sebelum Membuatnya
164

Jenis desain logo sebaiknya dipelajari terlebih dahulu oleh pemilik bisnis sebelum mulai merancangnya. Hal tersebut karena nantinya logo akan melambangkan bisnis yang sedang kamu jalankan.

Melalui logo atau lambang itulah orang-orang akan mengingat barang atau jasa yang kamu tawarkan. Kalau bentuk logonya unik dan mempunyai ciri khas tersendiri, orang-orang akan lebih mudah untuk mengingatnya.

Walaupun sejatinya suatu logo ialah kombinasi antara gambar dan tipografi, tetapi setiap jenisnya mampu memberikan nuansa berbeda. Hal tersebut juga dapat menambah nilai jual merek produk sehingga bisnis lebih berkembang.

Ada 7 Jenis Desain Logo, Ini Penjelasannya

Logo atau lambang memainkan peranan penting dalam keberlangsungan suatu bisnis sehingga pembuatannya tidak boleh sembarangan. Sebelum merancangnya, pahami terlebih dahulu 7 jenisnya pada ulasan di bawah ini.

1. Wordmarks

Jenis desain logo pertama ada wordmarks atau kerap disebut juga dengan istilah logotypes. Desain ini cirinya adalah berbasis pada font dan fokusnya hanya pada nama bisnisnya saja.

Contoh perusahaan dengan model wordmarks adalah Canon, Ebay, dan Fedex. Wordmarks cocok digunakan oleh perusahaan-perusahaan dengan nama yang unik dan ringkas sehingga mudah diingat sekaligus mampu menciptakan brand secara kuat.

Dalam pembuatan jenis desain logo ini, pemilihan font menjadi sangat krusial supaya mampu merepresentasikan kepribadian bisnis kamu. Misalnya, label bidang hukum biasanya menggunakan font tradisional yang berat dan terkesan aman.

Model woordmarks dapat dipertimbangkan kalau bisnis milikmu baru saja berdiri. Untuk memperkenalkannya kepada publik, logonya lebih baik berupa wordmarks selama nama mereknya terbilang cukup pendek.

Selain itu, penggunaan desain logotypes juga cocok apabila kamu memiliki nama bisnis yang unik. Dengan jenis ini, nama perusahaan milikmu akan lebih mudah diingat oleh banyak orang.

2. Lettermarks

Sama hanya dengan wordmarks, model lettermarks juga hanya menonjolkan desain berbasis tipografi dari beberapa huruf. Namun, terdapat perbedaan pada lettermarks, yakni biasanya digunakan huruf inisial suatu perusahaan.

Jenis desain logo yang juga disebut monogram ini biasanya dipilih perusahaan dengan nama agak panjang, seperti 2 sampai 3 kata. Akhirnya digunakan inisial sebagai identitas, seperti HBO, Chanel, dan VW.

Penentuan font dalam perancangan desain lettermarks juga sangat penting karena fokusnya adalah pada inisial. Selain memastikannya sesuai dengan kepribadian perusahaan, perlu juga agar hurufnya terbaca pada kartu nama.

Perlu diperhatikan bahwa penggunaan font saja terkadang tidak cukup kalau ingin mereknya terlihat menonjol. Maka dari itu, disarankan untuk menyewa desainer profesional untuk lebih berorientasi pada detail.

3. Abstract

Jenis desain logo abstrak memuat gambar tertentu, tetapi kurang familier dibandingkan hewan atau tumbuhan. Umumnya, logonya berbentuk geometris abstrak dengan harapan bisa mewakili bisnis kamu.

Sama halnya dengan model lainnya, tanda abstrak mampu bekerja secara baik sebab mengekspresikan brand dalam wujud gambar. Manfaat dari penggunaan model ini ialah tersampaikannya apa yang dilakukan perusahaan secara simbolis.

Hal tersebut terjadi tanpa bergantung pada makna dari suatu gambar. Kamu bisa menghubungkan antara makna dan menumbuhkan emosi di sekitar brand milikmu sehingga perlu imajinasi tingkat tinggi.

Alih-alih dibatasi pada gambar yang familier, logo abstrak justru memungkinkan kamu untuk menciptaan sesuatu secara unik. Beberapa contoh dari pemilihan model ini terdapat pada perusahaan Adidas, Total, dan Indosat.

4. Symbols

Simbol merupakan jenis desain logo yang didasarkan pada bentuk grafis. Biasanya jenis ini dipilih oleh perusahaan yang mempunyai lambang tertentu sebagai ciri khas sehingga langsung dikenali orang-orang.

Sebenarnya, logonya hanyalah sebuah gambar, tetapi sudah sangat melekat pada brand tertentu. Oleh karena itu, bisnis dalam kategori baru biasanya merasa bahwa simbol terbilang rumit.

Selain itu bisnis baru, kesulitan kerap juga dirasakan oleh pemilik bisnis yang tidak mempunyai brand kuat untuk menggunakannya. Kamu perlu memperhatikan implikasi dari pemilihan gambarnya secara lebih luas.

Desainer perlu mempertimbangkan apakah ingin bermain dengan nama kamu atau ingin menciptakan makna secara mendalam. Selain itu, perlu dipikirkan apakah ingin membangkitkan emosi, dan semacamnya.

Beberapa perusahaan ternama menggunakan model desain ini sebagai pilihan, seperti burung berwarna biru milik Twitter. Selain itu, perusahaan lainnya ialah Shell, Apple, WWF, dan masih banyak lagi.

Beberapa contoh perusahaan di atas mempunyai ikon yang sangat identik dan terkenal. Bahkan, hanya dengan melihat gambarnya saja orang-orang sudah mengenalinya, padahal tidak tercantum tulisan di logonya.

5. Emblem

Model emblem atau disebut juga dengan istilah lambang terdiri atas simbol, lencana, segel, dan emblemnya. Tampilan dari emblem cenderung tradisional yang mampu menciptakan dampak mencolok.

Berdasarkan hal itu, jenis desain logo ini acap kali digunakan oleh sekolah, lembaga pemerintah, organisasi, dan komunitas. Selain itu, penggunaan lambang juga dilakukan oleh industri mobil.

Walaupun terbilang klasik dan tradisional, tetapi emblem atau lambang juga digemari oleh bisnis swasta yang sedang naik daun. Namun, pembuatannya sebaiknya tidak terlalu detail supaya hasil cetaknya tampak lebih rapi.

Gayanya yang klasik tidak membuat perusahaan-perusahaan melupakan model ini. Perusahaan biasanya memilih untuk melakukan rebranding logo sebagai langkah modernisasi agar cocok dengan tren pada abad ke-21.

Karakteristik dari emblem sendiri ialah rumitnya detail-detail kecil di dalamnya sehingga tidak sefleksibel daripada model lainnya. Beberapa contoh model emblem pada perusahaan adalah Starbucks Coffee, DEPAG, hingga klub Manchester United.

6. Mascot

Jenis desain logo selanjutnya adalah maskot, yakni berwujud gambar kartun. Penggunaan model ini merupakan opsi terbaik untuk menciptakan brand kuat bagi bisnis yang kamu jalankan.

Maskot juga biasanya dijadikan sebagai duta atau perwakilan dari bisnis milikmu. Maskot sangat bagus untuk perusahaan dengan keinginan menciptakan suasana sehat bag keluarga dan anak-anak.

Keberadaan maskot mampu menciptakan dinamika hebat saat dihadiran dalam suatu acara, terutama olahraga. Para maskot bisa melibatkan diri bersama audiens dengan baik sehingga suasananya ramah dan hangat.

Hal tersebut berarti maskot bisa diciptakan untuk mendorong interaksi antara perusahaan dengan pelanggan. Dengan begitu, terjadilah pemasaran produk milikmu, baik secara online maupun offline secara lebih optimal.

Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa maskot hanyalah satu bagian dari logo sehingga tidak bisa selalu dilibatkan dalam setiap pemasaran. Misalnya, pada pembuatan kartu nama yang mungkin ilustrasinya menjadi kurang baik.

Ada banyak perusahaan yang maskotnya sangat terkenal dan identik terhadap brand mereka. Beberapa di antaranya adalah keberadaan maskot pada logo KFC, Prudential, hingga Garuda Food.

7. Combination

Terakhir ada jenis desain logo kombinasi yang terdiri atas tanda huruf, tanda bergambar, maskot, sampai tanda abstrak. Penempatan antara gambar dengan teks bisa dilakukan secara berdampingan, bertumpuk, atau bahkan digabungkan.

Pemilihan model kombinasi ini sangat cocok bagi hampir setiap jenis usaha. Beberapa perusahaan dengan logo kombinasi yang terkenal, antara lain Pizza Hut, NASA, dan Taco Bell.

Logo merupakan identitas dari suatu brand sehingga perlu dibuat unik dan berbeda daripada lainnya. Dengan mengetahui berbagai jenis desain logo, kamu bisa menentukan model terbaik untuk bisnis yang kamu jalankan.

error: