Desain Logo Bisnis, Simak Proses Perencanaan dan Pembuatannya

Free Download Logo Format PNG > Artikel > Desain Logo Bisnis, Simak Proses Perencanaan dan Pembuatannya

Proses desain logo bisnis merupakan perancangan simbol grafis mengenai emosi pelanggan terhadap merek yang diinginkan oleh perusahaan terkait. Sebuah merek merupakan kumpulan persepsi atas pengalaman yang dirancang oleh perusahaan untuk kemudian dapat dirasakan oleh pelanggan.

Namun sayangnya, masih banyak perusahaan mengabaikan pentingnya logo. Terutama perusahaan yang baru berdiri. Di sisi lain, banyak juga perusahaan mempunyai simbol bisnis namun tidak terdapat makna di dalamnya. Padahal, simbol tersebut bisa membantu marketing perusahaan.

Alasan yang paling sering muncul mengapa perusahaan baru enggan membuat logo adalah masalah dana. Mereka kesulitan mengeluarkan dana besar untuk membuat simbol bisnis. Hal ini didasari banyaknya dana yang difokuskan pada pengembangan perusahaan dan usaha pemasaran lainnya.

Padahal, setiap perusahaan yang mempunyai tujuan bisnis harus mampu menghadirkannya ke dalam bentuk visual, yaitu logo. Simbol bisnis tersebut mempunyai peran besar dalam upaya pemasaran, branding sampai corporate identity. Simbol bisnis wajib hadir dengan baik untuk menarik audiens.

Logo juga wajib bisa diaplikasikan ke dalam berbagai media dengan ukuran dan latar belakang berbeda. Terdapat beberapa hal yang wajib diperhatikan sebelum membuat simbol, seperti target pasar, media (surat kabar, iklan TV, banner dan lain sebagainya).

Identitas merek dapat disampaikan dalam promosi barang atau perusahaan dengan memakai iklan yang bermacam-macam. Agar mendapat tempat terbaik di dalam pasar, kamu perlu melaksanakan beberapa tindakan. Dalam menciptakan desain logo bisnis, harus melalui berbagai proses.

1. Langkah Pertama Adalah Merancang Perencanaan

Sebelum mengawali pembuatan desain logo, wajib membuat perencanaan. Perencanaan ini meliputi riset pasar dan identifikasi bisnis milik kamu sendiri. Kegiatan ini penting dilakukan sebagai bahan dalam upaya menghasilkan simbol bisnis yang bagus dan menarik audiens.

Dalam langkah awal ini, harus mengamati pasar secara menyeluruh. Setelah itu kamu perlu merancang perencanaan mengenai merek bisnis. Hal yang perlu dilakukan adalah mencari apa yang sedang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini dan perkembangan tren.

Kamu juga wajib mempelajari siapa pesaing dalam lingkup bidang bisnis tersebut sebelum menemukan desain logo bisnis. Pelajari juga kekuatan dan kelemahan merek pesaing. Setelah mempelajari semua itu, dapat menetapkan barang atau jasa apa yang hendak kamu tawarkan kepada calon pelanggan.

Ada juga pertanyaan mendasar yang wajib kamu temukan jawabannya. Seperti pertanyaan nilai dan tujuan apa yang membuatmu merencanakan bisnis tersebut? Kamu ingin berada di posisi mana? Siapa saja yang bisa mengakses produk? Siapa target pelanggan?

Setelah semua informasi didapatkan dan semua pertanyaan itu terjawab, kamu bisa membuat persona. Persona merupakan tokoh fiksi yang memerankan calon pelanggan. Persona akan membantu memahami pola interaksi antara calon pelanggan dengan merek terkait. Dari persona akan bisa dihasilkan strategi branding.

2. Langkah Kedua Merancang dan Menciptakan Logo

Tahap kedua ini memungkinkan kamu untuk merancang bentuk logo. Simbol bisnis harus berdasarkan atas informasi-informasi yang telah kamu peroleh melalui tahap sebelumnya. Informasi tersebut akan membantu membentuk desain simbol yang sesuai dengan bisnis terkait.

Usai menyiapkan rencana bisnis pada tahap sebelumnya, kamu bisa memasukkan kriteria ke dalam simbol grafis desain logo bisnis. Terdapat beberapa hal yang perlu kamu perhatikan dalam menampilkan esensi merek melalui warna. Selain warna, jenis font juga perlu kamu sesuaikan dengan tipe bisnis.

Setiap unsur dalam logo perlu kamu sesuaikan dengan nilai perusahaan dan audiens target. Unsur seperti warna, jenis font, gaya font, semuanya harus serasi. Perencanaan dalam tahap sebelumnya mempunyai peran besar dalam hasil simbol bisnis.

Logo merupakan bagian kecil dari identitas merek bisnis. Oleh karena itu, kamu harus membuat desain visual dalam media sosial berdasarkan gambar merek dan kosakata komunikasi. Desain tersebut akan menyokong peran sebuah simbol bisnis.

Agar tercipta lingkungan grafis yang konsisten, perlu memasukkan berbagai elemen grafis. Elemen-elemen tersebut harus bisa diaplikasikan dalam beragam konteks. Tentukan palet warna, pilih font, ciptakan pola dan gunakan satu paket ikon khusus. Semua hal tersebut dapat membantu membangun merek yang kokoh.

Selain menciptakan desain logo bisnis, juga harus melakukan evaluasi. Misalnya saat melakukan desain kamu mendapati salah satu warna tidak selaras, kam bisa menggantinya ke warna lain yang senada. Evaluasi ini tetap berdasar pada visi dan misi perusahaan, bukan sekedar berdasar pada aspek estetika.

3. Langkah Ketiga Memperkenalkan Simbol Bisnis

Ketika merancang desain logo untuk bisnis versi baru, kami anjurkan untuk melakukan komunikasi dengan pelanggan. Salah satu caranya adalah dengan mengunggah desain baru ke media sosial. Kamu bisa menambahkan penjelasan ringkas mengenai alasan menciptakan versi baru.

Selain media sosial, blog juga bisa digunakan. Dalam blog, kamu bisa memasukkan tulisan mengenai proses desain logo bisnis baru. Kamu bisa menyampaikan kepada pelanggan mengenai proses kreatif dalam pembuatan simbol bisnis tersebut. Apabila melaksanakan perubahan simbol, kamu bisa memperlihatkan perkembangan dari awal hingga versi terbaru.

Usai mengerjakan logo, bukan berarti semua kerja keras harus berhenti karena dianggap telah selesai. Merek akan semakin tumbuh dan berkembang seiring perjalanan waktu. Proses selanjutnya adalah menciptakan identitas visual bisnis. Kamu bisa mengembangkannya melalui penggunaan tipografi, warna dan lingkungan yang sama dengan logo.

4. Langkah Keempat Mengaplikasikan Logo

Manusia merupakan makhluk yang lebih mudah mengingat sesuatu dalam bentuk visual. Oleh sebab itu, logo bisa menjadi alat pemasaran paling efektif untuk menarik audiens. Simbol bisnis yang baik, akan membuat audiens cepat menghafalnya. Jadi ketika audiens melihat simbol itu kembali, mereka akan langsung teringat dengan bisnis tersebut.

Usai menciptakan desain logo bisnis dan identitas visual, kamu perlu mengaplikasikannya pada berbagai benda. Agar dapat menyampaikan identitas merek baru, penggunaan simbol di berbagai benda harus selaras. Misalnya pengaplikasian pada kartu nama, situs web dan lain sebagainya.

Kamu harus bisa mengaplikasikan logo ke dalam berbagai media dengan ukuran berbeda. Misalnya ketika menggunakan media dengan ukuran luas, kamu menggunakan desain logo penuh. Namun apabila memakai ukuran kecil, kamu bisa menyederhanakannya dengan menghilangkan unsur tulisan dan mengedepankan ikon.

Ketika logo diaplikasikan ke dalam berbagai media, simbol tersebut tidak boleh kehilangan bentuk pentingnya. Hal ini untuk menghindari audiens gagal mengenal logo kamu ketika diaplikasikan dalam media berbeda. Oleh sebab itu, penting untuk membuat varian desain logo bisnis dalam berbagai media dan ukuran.

Dalam menjalankan langkah ini, kamu bisa menciptakan panduan merek, dokumen yang memuat keseluruhan informasi tentang identitas visual. Hal tersebut dapat menjadi referensi ketika menciptakan item promosi baru dan berharap tetap konsisten di semua branding.

Merek akan mengalami perkembangan dari waktu ke waktu. Kamu harus mengarahkan perubahan logo dalam standar yang jelas. Lakukan perubahan visual di semua jejaring sosial dalam waktu bersamaan. Sehingga pelanggan tidak kesulitan untuk mengenali simbol kamu yang baru.

Pembuatan desain logo membutuhkan proses panjang. Hal tersebut tidak bisa dihasilkan secara instan. Selain harus menggali berbagai informasi dari pasar, mendalami tujuan bisnis juga perlu. Berdasarkan pada visi dan misi perusahaan, dapat dihasilkan desain logo bisnis yang baik dan memikat audiens.