Desain Logo Terbaik, Simak Proses dalam Merancangnya

Free Download Logo Format PNG > Artikel > Desain Logo Terbaik, Simak Proses dalam Merancangnya

Logo ialah simbol bisnis sederhana yang akan dikenali pertama kali. Desain logo terbaik membutuhkan beberapa prinsip penting dalam pembuatannya. Melalui prinsip tersebut, dihasilkan desain terbaik untuk dicetak dalam setiap barang atau jasa perusahaan. Hanya dengan menggunakan simbol bisnis, orang-orang akan memilih barang kamu dan mengabaikan barang pesaing.

Logo merupakan visual awal dari suatu perusahaan yang hendak menarik minat calon pembeli. Simbol bisnis tersebut akan menggambarkan citra dari merek. Hal tersebut telah tampak bahkan dalam bisnis yang masih baru didirikan. Bisnis yang baru akan berjalan membutuhkan visual yang kuat untuk menunjang pertumbuhannya.

Walaupun orang-orang belum memakai barang atau jasa perusahaan kamu, apabila logo telah menanamkan kesan kuat, maka mereka akan tertarik. Oleh sebab itu, sangat perlu untuk menampakkan merek melalui visual perusahaan. Bahkan, setelah pelanggan memakai barang atau jasa perusahaan, kamu masih membutuhkan desain logo yang terbaik untuk melakukan promosi.

Logo merupakan bagian dari identitas perusahaan yang tampil di publik. Simbol bisnis tersebut menggambarkan visual perusahaan. Hal paling mendasar dari sebuah simbol bisnis adalah untuk mengirimkan pesan merek kepada pelanggan. Desain logo terbaik akan membuat perusahaan kamu lebih menonjol daripada perusahaan lain.

Setelah logo memberikan kesan pada setiap orang, mereka akan mencari tahu mengenai perusahaanmu. Mereka akan mencari tahu mengenai produk atau layanan apa saja yang perusahaan kamu hasilkan. Selain itu, juga mempelajari manfaat dari merek tersebut dalam kehidupan mereka.

1. Desain Harus Mempunyai Sifat Fleksibel

Peran besar sebuah logo sempat mengharuskannya mempunyai satu desain yang akan bertahan lama, bahkan selama beberapa dekade. Namun, di zaman sekarang sifat fleksibel lebih dibutuhkan. Hal ini menyesuaikan dengan perkembangan teknologi, dimana telah muncul berbagai platform untuk mengakses barang atau jasa perusahaan.

Perusahaan sekarang lebih mengutamakan komunikasi dengan berbagai kelompok pelanggan. Oleh sebab itu, perusahaan membutuhkan desain logo terbaik yang mampu mendukung hubungan dengan setiap kelompok pelanggan. Konsep satu visual untuk semua kelompok pelanggan sudah tidak dipakai lagi.

Selain fleksibel, logo juga semakin responsif. Hal ini dipengaruhi oleh munculnya platform seluler. Hampir semua aspek kehidupan telah beralih ke versi digital. Oleh sebab itu, simbol bisnis tersebut menyesuaikan dengan tampilan pada perangkat digital seperti desktop atau telepon pintar.

Logo responsif menjadi solusi untuk perkembangan teknologi yang satu ini. Selain itu, model desain tersebut merupakan tren di zaman sekarang. Saat visual merek tampil di layar ponsel dengan layar kecil, simbol bisnis tersebut tampak sederhana dan kurang tampak detail estetikanya.

Sementara ketika dimunculkan dalam layar desktop berukuran besar, tampak detail dengan jelas sehingga semakin mempercantik simbol bisnis tersebut. Tampilan simbol bisnis tersebut tidak lagi kaku namun menyesuaikan platform yang digunakan. Sehingga tampilannya berbeda untuk setiap platform.

Misalnya saat pengguna mengakses pesan masuk email google, sebuah simbol bisnis tampak di bagian atas. Namun, simbol tersebut tampak berbeda saat mengakses akun bisnis. Simbol bisnis sekarang ini bukan satu desain statis melainkan berbagai desain logo terbaik yang dinamis dan mengikuti platform yang tersedia.

2. Warna adalah Unsur Penting dalam Sebuah Desain

Warna tidak hanya sekedar memberikan nilai estetika pada sebuah logo. Warna juga mencerminkan identitas dari perusahaan. Warna mampu membangkitkan rasa manusia. Seperti warna merah bisa membangkitkan rasa lapar, warna biru mampu memberikan ketenangan. Melalui warna dapat disampaikan makna dari sebuah merek.

Setiap warna yang terdapat dalam simbol bisnis dirancang untuk menyampaikan makna khusus. Warna tersebut yang menjadi alat bagi perusahaan untuk mengirimkan pesan merek. Selain itu, warna berperan penting dalam membangun hubungan antara merek dengan pelanggan.

Selain warna, perancangan desain logo terbaik mengusung konsep minimalis. Pesan dari merek disampaikan dalam ruang kecil. Oleh sebab itu, elemen yang digunakan lebih sedikit. Sehingga seringkali justru visual tersebut menjadi berbentuk abstrak. Logo abstrak dianggap mampu menyampaikan pesan dengan lebih efektif.

Untuk mengusung konsep minimalis, desainer grafis dapat memakai gradien warna. Para desainer berminat untuk membuat nuansa warna yang bervariasi dalam berbagai desain, termasuk logo. Contohnya adalah adanya gradien pada Apple dan Mozilla Firefox. Kedua merek tersebut memakai beragam nuansa dan gradasi warna oranye.

Contoh berikutnya adalah logo Waitrose baru. Dipakai gradien halus pada simbol bisnis tersebut. Simbol bisnis ini mempunyai bermacam merek hijau. Agar menampakkan transparansi, desainer menjaga ruang dalam gambar banda pada visual merek mereka.

3. Desain Logo Terbaik Harus Sederhana

Logo dianjurkan untuk mempunyai sifat sederhana. Para desainer sepakat akan hal ini. Para desainer muda juga selalu diingatkan mengenai prinsip kesederhanaan itu. Para desainer dianjurkan untuk tidak menggunakan ornamen. Desain grafis simple lebih dianjurkan dalam perancangan simbol bisnis ini.

Kesederhanaan visual ini berfungsi untuk memberikan pesan merek melalui cara jernih dan jelas. Misalnya saja contoh Uber. Uber sudah melakukan pergantian simbol bisnis selama beberapa kali. Pada mulanya, uber menggunakan berbagai elemen. Sedangkan dalam versi terakhir, menekankan kesederhanaan dalam teks.

Simbol bisnis ini hanya memakai teks bertuliskan Uber dalam warna putih dengan background warna hitam. Pergantian simbol bisnis secara penuh ke dalam bentuk minimalis menghadirkan kesegaran bagi pengguna layanan transportasi tersebut. Dengan sifat sederhana, simbol merek menjadi lebih elegan dan mudah dikenali.

Ide desain logo terbaik haruslah sederhana. Kesederhanaan adalah poin utama dalam pembuatan simbol bisnis. Namun, masih banyak perusahaan yang ingin memasukkan berbagai elemen ke dalam simbol bisnis mereka sehingga gagal menuju konsep sederhana. Padahal, platform digital saat ini menuntut simbol bisnis tampil sederhana.

Banyak sekali perusahaan menginginkan banyak elemen demi alasan estetika. Namun, hal ini sebenarnya justru merusak estetika dari sebuah simbol bisnis dimana konsep utamanya adalah kesederhanaan. Di samping itu, perusahaan ingin menghadirkan citra asli dari sebuah merek. Dari keinginan tersebut, muncul keinginan mempunyai font otentik.

Di masa sekarang, setiap perusahaan berusaha memperoleh cara untuk tampil otentik, berbeda dengan para pesaing mereka. Oleh sebab itu, mereka melakukan percobaan dalam hal warna, tipografi dan elemen branding lainnya. Kemudian, setiap desainer grafis menemukan caranya masing-masing dalam menghadirkan simbol bisnis secara otentik.

4. Pembuatan Desain Logo Terbaik Harus Menghindari Tren Sesaat

Setiap tahun akan muncul tren baru dalam pembuatan logo. Misalnya tren flat design. Banyak desainer mengikuti tren tersebut. Sehingga setelah beberapa waktu, simbol bisnis menjadi seolah kedaluwarsa karena tren telah berubah. Sedangkan apabila tidak mengikuti tren tersebut, logo akan mampu mempertahankan eksistensi desainnya.

Logo umumnya eksis dalam waktu lebih panjang dibanding visual perusahaan yang lain seperti desain web, kartu nama, brosur dan lain sebagainya. Desain yang menekankan desain minimalis klasik umumnya bisa eksis dalam waktu panjang dibanding dengan berdasarkan tren sesaat.

Ciri-ciri dari sebuah tren adalah berlangsung dalam waktu singkat. Misalnya hanya satu tahun. Sedangkan untuk simbol merek, tidak dianjurkan mengikuti tren singkat tersebut. Beberapa perusahaan beralasan simbol bisnis yang mengikuti tren akan cepat mendapat respon dari publik.

Seperti tren, logo dalam bentuk tersebut juga akan berakhir dengan cepat. Oleh sebab itu, perusahaan membutuhkan simbol bisnis yang mampu eksis dalam waktu lama sehingga membuat merek dapat tumbuh dan melebarkan pangsa pasar. Contohnya Coca Cola yang mampu eksis hingga sekarang.

Hal ini berbeda dengan Pepsi yang logonya terus berubah karena desainnya mengikuti tren singkat. Coca Cola mempunyai desain yang masih relevan bahkan setelah bertahun-tahun lamanya tanpa mengalami perombakan.

Setiap merek pasti mempunyai simbol bisnis. Simbol tersebut yang menjadi media komunikasi dengan penggunanya. Agar lebih mudah dikenali, simbol bisnis harus memakai desain logo terbaik dengan berdasarkan pada standar-standar penting dalam pembuatannya.