Desain Logo yang Bertema Bagus untuk Marketing

Free Download Logo Format PNG > Artikel > Desain Logo yang Bertema Bagus untuk Marketing

Pada berbagai kesempatan tentu kamu pernah melihat desain logo yang bertema khusus dari sebuah brand. Itu adalah salah satu bentuk marketing yang sifatnya sementara tergantung pada event tertentu.

Hal paling menonjol jelas dari logonya sendiri karena biasanya berbentuk unik tidak seperti normalnya. Misalnya pada saat bulan ramadhan selalu ada tambahan ketupat atau sejenisnya pada sebuah logo.

Jadi bagaimana cara membuat hal seperti itu akan kami bahas disini sehingga kamu nanti bisa mengimplementasikan sendiri. Perlu diakui pembuatannya sedikit kompleks ketika kita memang menerapkan aspek marketing.

Namun ketika asal jadi saja bisa mudah bahkan dalam hitungan menit kemungkinan sudah jadi. Apalagi di internet sendiri tema seperti itu juga cukup banyak sehingga pengguna tinggal melakukan penyesuaian saja.

Disini kami tidak akan mengajarkan metode ampas seperti itu namun membuat menggunakan ide sendiri. Sehingga nanti hasilnya jauh lebih optimal dibandingkan menggunakan template.

Relevansi pada Desain Logo yang Bertema

Aspek relevansi disini cukup luas mencakup beberapa hal agar dijadikan pertimbangan ketika membuat. Langsung saja akan kami jelaskan apa saja relevansinya yang paling umum sehingga dapat kamu jadikan acuan.

1. Relevansi terhadap momen

Hal pertama paling penting diperhatikan adalah relevansi antara momen tertentu dengan logonya. Misalnya kita pakai contoh tadi ramadhan, tentu agar relevan kita bisa memberikan nuansa hijau dan ketupat.

Kemudian apabila ada batas waktu tidak masalah untuk menyelamatkan ke dalam logonya. Ini akan menjadi desain logo yang bertema dan mampu dipahami oleh konsumen secara mudah.

Semakin relevan dan juga ada kejelasan antara simbol dengan peristiwa maka menjadi bagus. Jadi pertimbangkan tidak hanya dari segi estetika saja namun juga relevansi.

2. Relevansi terhadap misi

Tujuan dari dibuatnya sebuah simbol tentu memiliki sebuah misi yang sifatnya spesifik. Jadi kamu memang perlu memberikan sentuhan agar simbol tersebut dapat merepresentasikan misinya.

Misalnya pada hari anti narkoba maka membuat desainnya harus memperhatikan aspek terkait. Ini memang cukup sulit apabila kita tidak lakukan dengan durasi cukup lama.

Namun ketika garis besar dari tujuan event terbatas dipahami tentu tidak terlalu sulit juga. Tergantung pada bagaimana kita nanti akan menyematkan ide tersebut pada sebuah simbol.

3. Relevansi terhadap lokasi

Ini adalah gimmick desain logo yang bertema paling umum namun cukup efektif merepresentasikan agenda khusus. Misalnya nanti acara akan dilakukan di daerah tertentu.

Maka kamu perlu menonjolkan ikon daerah tersebut agar ada relevansi antara misi dan lokasi. Sehingga para pemirsa juga semakin merasa memiliki keterikatan dengan limitasi tersebut.

Pertimbangan dalam pembuatan desain memang cukup kompleks terutama pada bagian relevansi. Kita tidak perlu menyentuh estetika dulu jika relevansi terhadap ide utama belum selesai.

Tujuan Membuat Desain Logo yang Bertema

Aspek relevansi tadi masih berhubungan erat dengan ide utama dari proses pembuatan nanti. Kemudian sekarang harus kita pahami juga apa tujuan dari pembuatan logo tersebut, seperti berikut ini.

1. Daya tarik

Hal pertama yang paling penting menjadi tujuan pembuatan desain logo yang bertema adalah meningkatkan daya tarik. Bagaimana itu dilakukan tentu dengan melihat relevansi terhadap acara nanti.

Sehingga ketika nantinya membuat desain harus diusahakan agar menarik mata para pemirsa. Ini penting karena dalam sebuah agenda tentu saja kita ingin banyak orang datang sebagai peserta.

Apabila desainnya tidak berhasil menarik minat para calon peserta tentu saja akan percuma. Oleh karena itu perhatikan bagaimana caranya agar bisa menarik minat orang yang melihat.

2. Pengenalan

Salah satu tujuan utama dari adanya pembuatan simbol unik terkait event tertentu adalah sebagai pengenalan. Artinya dalam beberapa saat melihat saja orang sudah tahu garis besar acara itu.

Hal seperti ini menuntut kita agar tetap mengimplementasikan simplisitas pada pembuatannya. Karena semakin simpel tentu orang menjadi mudah membaca dan memahami konteksnya.

Tidak perlu terlalu fancy dalam pembuatan sebuah logo karena nanti akan berdampak pada pusingnya pemirsa. Mereka justru nanti belum tentu memahami apa pokok pikiran utama dari agenda.

3. Penguatan branding

Tujuan ketiga ini tidak kalah penting karena kapanpun penguatan branding harus selalu dilakukan. Dengan menggunakan desain logo yang bertema juga dapat menjadi salah satu caranya.

Sehingga orang yang sebelumnya belum pernah menggunakan produk misalnya akan semakin mudah mengenal. Jika penguatan ini terjadi maka akan menunjang loyalitas dari para konsumen.

Pemahaman terkait tujuan ini tidak boleh kita lupakan dalam setiap pembuatan karena dampaknya juga krusial. Apabila tujuan dari pembuatan tidak ada relevansi terhadap desainnya tentu percuma.

Desain Logo Bertema Menjadi Identitas Brand dan Event

Ini penting untuk dipahami dimana dalam setiap pembuatan sebuah logo kita harus mampu membuat desain yang representatif. Baik kepada brand, perusahaan, sampai event terbatas yang hendak dilaksanakan.

Bagaimana cara membuatnya agar mampu merepresentasikan tiga aspek penting tersebut. Kita kembalikan lagi pada relevansi sehingga dalam membuat harus selalu ada keterkaitan baik secara intrinsik maupun ekstrinsik.

Pembuatan desain logo yang bertema dan bagus untuk branding harus selalu memiliki hubungan dengan basic desainnya. Sehingga perubahan antara satu moment atau event tertentu tetap merepresentasikan inti.

Sebagai contoh dapat kita lihat pada lambang kepolisian di Indonesia dimana setiap daerah pasti memiliki perbedaan tersendiri. Dimana logonya mampu merepresentasikan identitas daerah masing-masing.

Namun dari logonya yang berbeda kita dapat langsung mengenali bahwa mereka masih dalam naungan kepolisian RI. Ini adalah contoh bagaimana identitas tetap representatif dalam sebuah desain.

Sehingga ketika nantinya digunakan dalam jangka panjang orang akan mudah mengingat dan membedakannya. Poin penting disini sekali lagi tetap harus ada keunikan dari masing-masing sub unitnya.

Desain logo yang bertema bagi sebuah perusahaan guna tujuan branding juga tidak jauh berbeda dengan konsep tadi. Kita harus perhatikan bagaimana relevansi, representasi, dan identifikasi ketika dilihat.

Sehingga hanya menggunakan sekilas pandang saja para pemirsa sudah mampu mengenali lebih dalam. Untuk agenda tertentu misalnya promosi terbatas, hal tersebut juga tetap harus diimplementasikan.

Karena ketika kita tidak mampu mengkomunikasikan tujuan secara jelas maka orang tentu tidak tertarik. Secara naluri manusia membenci hal kompleks dan butuh pemikiran mendalam ketika mereka tidak into it.

Komposisi Dalam Pembuatan Desain Logo yang Bertema

Ada beberapa komposisi mutlak yang tidak boleh kita lupakan dalam membuat sebuah logo. Berikut ini akan kami jelaskan sehingga pada saat nanti kamu membuat desainnya sendiri mampu memberikan hasil optimal.

1. Identitas produk

Jelas identitas produk harus disematkan secara jelas dan paling menonjol. Mengapa harus identitas produknya karena dipakai memancing agar orang yang melihat langsung mengenali.

Jika mereka belum mengenal setidaknya dapat mengingat brand tersebut sebagai subliminal message. Oleh karena itu perhatikan juga peletakan identitasnya agar tetap dikenali.

2. Tema

Tema juga harus dijelaskan secara eksplisit misalnya ketika momen ramadhan tuliskan saja catchphrase berhubungan. Sehingga orang menjadi lebih mudah tahu apa event yang berkaitan.

Untuk temanya sendiri kita hanya perlu jelas namun tidak sampai mengurangi dominasi identitas. Sehingga ketika orang melihat pertama kali dipikirkan adalah identitas produknya.

3. Gimmick branding

Aspek terakhir yang juga harus ada dalam sebuah pembuatan desain logo adalah gimmick branding. Bisa dibuat mencolok sehingga umpan dapat diterima pemirsa secara lebih optimal.

Jika sudah membaca semua materi tadi tentu dapat kita simpulkan bahwa proses pembuatannya butuh banyak pertimbangan. Desain logo yang bertema tidak hanya sekedar menambahkan template relevan dengan acara.