Mengenal Brand Image: Pengertian, Tips, Hingga Fungsinya

Free Download Logo Format PNG > Artikel > Mengenal Brand Image: Pengertian, Tips, Hingga Fungsinya

Dalam dunia marketing, brand image atau citra merek menjadi salah satu hal yang sangat penting. Citra merek menjadi acuan dari representasi keseluruhan pandangan terhadap merek serta sebagai bentuk komunikasi.

Citra pada sebuah brand atau merek memiliki hubungan khusus terhadap keyakinan serta preferensi pada brand itu sendiri. Hal tersebut juga memberikan alasan terhadap konsumen untuk membeli produk tertentu.

Ketika sebuah produk memiliki citra baik, konsumen tidak perlu alasan untuk membelinya. Begitu juga sebaliknya, konsumen juga memberikan citra kepada produk tertentu. Hubungan ini akan terus berhubungan seiring waktu.

Namun, hingga saat ini ada beberapa orang yang tidak mengenal tentang citra merek. Beberapa bisnis rintisan juga kesulitan mengembangkan citra merek. Hal itulah yang membuatnya kalah dalam persaingan.

Mengenal Pengertian dari Brand Image

Sebenarnya, ada banyak sekali pengertian citra merek yang bisa didapatkan. Hampir setiap orang bisa memberikan pengertian tersendiri. Pada akhirnya, pengertian dari brand image akan hampir sama dari setiap pengertian.

Menurut Setiadi (2003) mengartikan bahwa citra adalah sebuah skema pada brand yang isinya tentang interpretasi tertentu. Interpretasi tersebut berkaitan tentang pandangan konsumen terhadap atribut hingga karakteristik pembuat produk.

Secara psikologis, image konsumen yang yang baik akan membawa konsumen tersebut memiliki alasan untuk membelinya. Image yang diciptakan tergantung dari beberapa hal, misalnya brand awareness hingga marketing.

Di sisi lain, citra juga diartikan oleh Kotler (2002) sebagai suatu keyakinan, ide, hingga kesan yang dimiliki oleh seseorang terhadap objek tertentu. Bisa diartikan bahwa Kotler menyebutnya sebagai persepsi konsumen.

Kotler juga menilai bahwa ada syarat-syarat tertentu supaya merek memiliki kekuatan dalam persaingan. Branding image adalah jawaban supaya merek mampu bertahan. Tentunya dengan persyaratan khusus, misalnya branding positif.

Jika dilihat secara keseluruhan, image bisa meliputi pengetahuan dan kepercayaan terhadap aspek atribut, penggunaan, hingga konsekuensi. Hal ini sangat berdampak pada aktivitas dan kelangsungan masa depan brand tersebut.

Beberapa orang menilai bahwa brand memiliki emosinya sendiri, terutama yang sudah memiliki identitas kuat. Emosi tersebut bisa dirasakan oleh konsumen hanya melalui logo perusahaan. Itu menjadikan konsumen lebih mudah membelinya.

Di sisi lain, merek bisa mengalami asosiasi dalam berbagai bentuk dan waktu. Seiring berjalannya waktu, ada 2 kemungkinan asosiasi. Pertama adalah membentuk brand awareness, kedua membentuk brand imaginary.

Beberapa Tips Meningkatkan Brand Image

Citra merek bisa ditingkatkan untuk membawa brand awareness kepada banyak calon konsumen. Sayangnya, banyak orang tidak mengetahui bagaimana caranya. Oleh sebab itu, berikut beberapa cara meningkatkannya.

  1. Membuat desain logo menarik

Logo menjadi jalan pembuka jika ingin dikenal oleh publik. Bagaimana membuat logo yang menarik perhatian? Logo yang menarik adalah logo dengan pesan dan makna yang bisa tersampaikan kepada masyarakat.

  1. Melakukan campaign berkelanjutan

Tips selanjutnya adalah melakukan campaign secara berkelanjutan. Campaign bisa dengan cara menggunakan digital marketing atau sejenisnya. Harapannya adalah memperluas pasar, menambah konsumen, dan meningkatkan awareness terhadap merek.

Campaign saat ini lebih mudah dilakukan karena sudah memasuki era digital. Ada banyak platform yang bisa dipakai untuk mengenalkan merek. Buat campaign secara berkelanjutan untuk mempengaruhi psikologis dari konsumen.

  1. Memanfaatkan media sosial

Saat ini, media sosial menjadi tempat terbaik meningkatkan citra produk. Akses yang cepat dan luas menjadi alasan utamanya. Jangkauan pasar juga jauh lebih luas karena era digital menghubungkan setiap orang.

  1. Meningkatkan kualitas produk

Kualitas produk perlu ditingkatkan seiring persaingan bisnis yang semakin ketat. Jika inovasi sudah mati, maka hanya menunggu waktu produk tersebut tertinggal. Bahkan, bisa saja merek tersebut dilupakan dan mati.

  1. Menjalin kerjasama

Kerjasama merupakan langkah untuk meningkatkan target pasar. Sebesar apapun merek yang sudah ada, kerjasama adalah tips yang sangat direkomendasikan. Influencer bisa menjadi objek kerjasama karena memiliki banyak pengikut.

  1. Konsisten

Merek yang bisa bertahan di tengah persaingan bisnis pasti memiliki konsistensi. Brand tersebut mampu menjaga kualitas produk dan bahkan meningkatkannya. Dengan begitu, konsumen tidak akan punya alasan untuk meninggalkannya.

Apa Fungsi Brand Image bagi Bisnis?

Bukan hanya tentang pengertian dan tips, namun pengetahuan citra merek juga berkaitan tentang apa saja fungsinya. Bagi pemilik bisnis, citra merek sebenarnya memiliki banyak fungsi, misalnya segmentasi pasar.

  1. Membuat segmen pasar sendiri

Fungsi pertama citra merek adalah untuk menciptakan segmen pasar tersendiri. citra baik akan lebih mudah menciptakan segmen sendiri. bahkan dalam beberapa kasus mampu menyaingi produk lain di segmen yang sama.

Hal ini sebenarnya sangat berkaitan dengan nilai dan kedudukan perusahaan pemilik merek di mata konsumen. Jika brand mampu memiliki segmen pasar sendiri, bisa saja kedudukannya di atas brand lain.

  1. Menjadi sebuah ciri khas

Brand yang diwakili oleh logo, tagline, hingga visi misi akan memberikan nilai tersendiri. banyak orang menilai sedikit berbeda akan jauh lebih baik. Menjadi berbeda terkadang mampu menarik banyak perhatian.

Membuat brand yang memiliki nilai unik jelas kesempatan besar mendapatkan perhatian. Apalagi, hampir semua yang viral selalu hal unik. manfaatkan hal tersebut demi perhatian dari masyarakat luas.

  1. Meningkatkan harga produk

Brand yang memiliki citra positif tidak sulit mendatangkan keuntungan. Bahkan, ketika harganya lebih tinggi konsumen masih mau membelinya. Itulah pentingnya membangun sebuah brand dan dimengerti oleh konsumen.

  1. Mendapatkan konsumen baru

Fungsi selanjutnya adalah untuk mendapatkan konsumen baru. konsumen baru bisa datang dengan sendirinya ketika melihat brand dengan citra positif. Pemilik brand hanya perlu menjaga dan merawat konsumen tersebut.

  1. Memberikan daya tarik

Branding sebagus apapun jika tidak memiliki citra yang baik maka juga akan sama saja. Oleh sebab itu, fungsi adanya brand image adalah untuk memberikan daya tarik kepada konsumen.

Kesimpulan Tentang Brand Image Sebuah Produk

Menjadi seorang pengusaha memang harus mampu melihat peluang sekecil apapun. Ketika sudah melihat peluang, maka harus segera diambil. Memahami pasar adalah langkah utama memulai persaingan bisnis dengan kompetitor.

Di era yang serba digital, salah satu inovasi yang bisa dilakukan adalah membangun sebuah citra. Brand dengan citra positif jauh lebih mudah diterima. Bahkan, masyarakat juga akan dengan sendirinya mempromosikannya.

Inovasi lain berupa selalu melihat perkembangan dalam dunia bisnis. Apa yang harus diperbaiki dan bagaimana cara memperbaikinya. Perjalanan bisnis masih panjang untuk tetap bertahan menghadapi merek lain.

Kualitas layanan merupakan pelengkap yang sangat penting dalam membangun sebuah brand awareness. Hal ini perlu dilakukan demi bertahan lebih lama dalam persaingan. Apalagi dalam mempertahankan konsumen.

Brand image menjadi sebuah hal penting dalam melakukan hal-hal tersebut. upaya yang dilakukan bisa melalui banyak hal sederhana. salah satunya adalah melakukan campaign secara berkelanjutan.

Sebagai sebuah persepsi konsumen pada sebuah produk, citra memang harus selalu positif. Bagaimana cara membangunnya dan seperti apa tahapannya bisa di pelajari. Terutama di pembahasan sebelumnya.

Pada akhirnya, semua hal yang berkaitan dengan persepsi konsumen membentuk sebuah citra. Positif atau tidak itu semua tergantung pemilik merek. Jadi, brand image bisa diterima oleh lebih banyak konsumen.