Mengenal Pentingnya Fungsi Logo Bagi Brand atau Merek

Free Download Logo Format PNG > Artikel > Mengenal Pentingnya Fungsi Logo Bagi Brand atau Merek

Salah satu fungsi logo bagi brand atau merek adalah sebagai identitas yang menggambarkan brand. Artinya, logo merupakan wajah atau identitas visual sekaligus titik fokus pertama masyarakat sebagai audiens dalam mengenali sebuah merek tertentu.

Oleh karena itu, setiap perusahaan harus mendesain logonya semenarik mungkin agar konsumen lebih mudah mengingat. Semakin mudah diingat, maka kecenderungan masyarakat selaku konsumen untuk menggunakan layanan bisnisnya tentu semakin besar.

Pada dasarnya fungsi sebuah logo dapat dilihat sebagai salah satu strategi marketing maupun branding untuk menyampaikan pesan pada audiens. Namun secara spesifik, sebenarnya masih banyak lagi fungsi logo bagi brand yang perlu diketahui sebelum mendesain.

Jadi, ketika ingin membuat desain untuk merepresentasikan atau membranding suatu pihak maupun individu, kamu harus mengetahui fungsinya terlebih dahulu. Dengan demikian, kamu bisa menyesuaikan elemen desain logonya sesuai dengan target pembuatan.

4 Fungsi Logo Bagi Brand atau Merek

Sebelum mengetahui apa saja fungsinya bagi merek, sebaiknya pahami dulu sebenarnya apa itu logo dan apa hubungannya dengan suatu brand? Secara rinci, logo sebenarnya adalah potongan tulisan, bentuk, maupun kombinasi keduanya sebagai bentuk sebuah gambar.

Meskipun hanya berupa sebuah gambar, namun desainnya harus bisa menunjukkan banyak hal atau makna. Di antaranya seperti identitas atau profil pemilik logonya, apa kegiatan atau layanannya, hingga apa nilai yang ditawarkan maupun dimiliki.

Dari definisi singkat di atas, kamu sebenarnya sudah bisa menarik kesimpulan terkait apa hubungan dan fungsi logo bagi brand. Secara lebih detail, fungsi maupun manfaatnya bagi branding suatu bisnis maupun individu mencakup 3 poin penting sebagai berikut:

  1. Representasi identitas untuk mewakili visi dan misi

Mengapa logo disebut sebagai identitas sebuah perusahaan? Hal ini karena ini merupakan desain komunikasi visual yang mewakili nilai-nilai berupa visi dan misi suatu usaha, dan kemudian digambarkan melalui bentuk visualnya dengan ciri khas tertentu.

Dibanding narasi berupa penjelasan panjang, bentuk visual ini tentu lebih efektif untuk mengenalkan identitas dan nilai-nilai suatu merek. Selain itu, desainnya yang praktis juga lebih mudah untuk diingat, dipahami, hingga diaplikasikan pada berbagai media iklan.

Ini karena setiap elemen visual yang terdapat pada desain logonya secara tidak disadari dapat langsung masuk ke dalam otak audiens. Sehingga, elemen visual tersebut kemudian dapat langsung dicerna dan dipahami maksudnya oleh audiens secara otomatis.

Itulah sebabnya, sebuah desain yang baik harus memiliki makna maupun filosofi terkandung di dalamnya. Baik itu terkait dengan penggambaran identitas, nilai-nilai, pesan, maupun visi dan misi dari sebuah brand untuk disampaikan pada audiens sebagai target konsumennya.

Selain itu, alasan mengapa perusahaan membuat logonya sebagai identitas adalah agar bisa ditempatkan pada berbagai media sebagai tanda pengenal. Misalnya, dengan ditempelkan pada kemasan produk, kartu nama, banner, ataupun media lainnya sebagai penanda.

Itulah sebabnya, trademark merupakan hal penting bagi sebuah desain. Jika logonya belum memiliki trademark, hal tersebut mengindikasikan bahwa identitas visual suatu perusahaan belum memiliki perlindungan secara hukum dan bisa saja ditiru oleh pihak lain.

  1. Sebagai pembeda alias sebuah diferensiasi

Fungsi logo bagi brand selanjutnya ialah sebagai pembeda alias faktor diferensiasi di antara berbagai merek serupa. Sebagai salah satu strategi marketing, tentunya setiap bisnis harus memiliki elemen visual yang unik, mencolok, dan berbeda dari usaha sejenis.

Contohnya bisa dianalogikan seperti halnya ketika kamu melihat sekuntum mawar putih di antara barisan tangkai bunga mawar merah. Tanpa disadari, fokus perhatianmu pasti akan langsung terarah pada setangkai bunga mawar putih tersebut karena ia lebih mencolok.

Artinya, orang akan cenderung lebih mengingat sesuatu dengan tampilan visual berbeda dibanding hal lain dengan tampilan serupa. Hal tersebutlah yang dimaksud dengan diferensiasi sebagai fungsi logo bagi brand, yaitu daya pembeda sekaligus ciri khas utama.

Agar logonya dapat terlihat berbeda, mencolok, serta memiliki ciri khas, otomatis kamu harus membuat desain secara unik dan memiliki karakteristik. Karena itu, penting bagi setiap desainer untuk memperhatikan perspektif dari audiens saat mendesain logonya.

  1. Memudahkan dan meningkatkan brand recognition kepada konsumen

Brand recognition adalah tingkat kesadaran konsumen terhadap suatu merek, yaitu sejauh mana mereka dapat mengingat atau mengenali sesuatu hanya dari elemen tertentu. Sebagai elemen visual, tentu fungsi logo bagi brand adalah untuk meningkatkan brand recognition.

Dengan menempatkan logo pada setiap aspek usaha, hal ini akan memudahkan konsumen untuk mengenali usaha tersebut. Tidak hanya itu, hal ini juga akan memudahkan pemilik bisnis menjalin hubungan dengan konsumen lama maupun menggaet konsumen baru.

Sebagai contoh, lihat saja perusahaan gadget terkenal yaitu Apple. Karena orang telah mengenali brandnya, masyarakat selaku audiens dapat langsung mengenali produk Apple di antara produk gadget lain di pasaran hanya dengan melihat logonya saja.

Inilah maksud dari brand recognition, di mana hanya dengan melihat logonya saja, kamu bisa langsung mengenali sebuah brand. Oleh karena itu, sebagai elemen visual, kamu harus mendesain logonya semenarik mungkin agar bisa membekas pada kesadaran audiens.

Jadi, salah satu fungsi logo bagi brand yang paling utama ialah meningkatkan brand recognition. Semakin membekas dan berkesan logonya bagi audiens, maka semakin besar juga peluang konsumen mengenali dan beralih menggunakan produk atau layanan tersebut.

  1. Sebagai bagian dari image branding

Citra atau brand image pada dasarnya adalah perspektif konsumen terhadap sebuah merek tertentu. Oleh karena itu, penting untuk melakukan image branding dalam rangka membangun citra usaha sebaik mungkin di mata audiens sebagai target konsumen.

Artinya, salah satu fungsi logo bagi brand adalah sebagai marking atau penandaan. Marking dimaksudkan untuk membuat produk atau bisnis mudah dikenali dan berbeda dari kompetitor dengan niche usaha sejenis dengan cara mempengaruhi pikiran konsumen.

Sebagai contoh, lihat saja gambar logo dari merek terkenal seperti Louis Vuitton atau Gucci. Apa yang kamu pikirkan saat melihat gambar logonya untuk pertama kali? Tentu saja, umumnya akan muncul kesan mahal, mewah, dan barang berkualitas kelas atas.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Itulah contoh penerapan dari fungsi logo bagi brand sebagai image branding. Artinya, sebuah merek yang bagus hendaknya dimulai dengan logo yang bagus dan efektif sebagai penghubung antara value brand pada konsumennya.

Sebab, logo bahkan mampu menciptakan image masyarakat luas terhadap sesuatu. Contoh lain, cobalah perhatikan produk minuman segar dalam kemasan. Jika kemasannya berlogo dengan elemen warna cerah, otomatis akan muncul kesan minumannya enak dan segar.

Sebaliknya, bagaimana jika kemasan minuman tersebut berlogo gelap, misalnya biru tua atau hitam pekat? Tentu saja akan mengubah persepsi konsumen. Misalnya jika melihat warna hitam pekat, konsumen akan berpikir rasa minumannya lebih kuat, contohnya seperti kopi.

Jadi, karakter yang akan ditonjolkan atau pesan yang ingin disampaikan merupakan hal penting untuk diperhatikan saat mendesain. Hal tersebut menunjukkan fungsi logo bagi brand sekaligus cara kerja elemen desain untuk membentuk image atau citra bagi audiens.