Pembuatan Desain Logo Ternyata bisa Dilakukan Para Pemula

Free Download Logo Format PNG > Artikel > Pembuatan Desain Logo Ternyata bisa Dilakukan Para Pemula

Pembuatan desain logo sebenarnya bisa juga dilakukan para pemula. Dalam pembuatannya, ada satu hal yang perlu dipikirkan.

Intinya bagaimana cara agar logo tersebut bisa sampai kepada para langganan. Ini bisa membuat branding dapat dilakukan dengan baik.

Jika bisa, buatlah kesan yang sama dengan perusahaan. Misal sebuah perusahaan memiliki kesan menyenangkan dan penuh dengan hiburan.

Jika kondisinya seperti itu, buatlah logo yang juga mendukung kesan tersebut. Dengan itu, logo bisa sepenuhnya mencerminkan kepribadian dari perusahaan.

Sebenarnya dalam pembuatan logo, terdapat berbagai aspek yang perlu diperhatikan. Berbagai aspek ini sangat penting untuk komunikasi.

Intinya, bagaimana cara supaya perusahaan bisa menyampaikan keinginannya kepada konsumen melalui media tersebut. Namun dalam pembuatan logo juga, pastikan untuk fokus.

Tidak perlu memikirkan hal-hal yang berkaitan dengan bisnis. Misal target pasar kamu adalah anak-anak.

Jika kondisinya seperti itu, pastikan logo yang dibuat memang mengarah kepada anak-anak. Tidak perlu mempedulikan remaja atau orang tua di luar sana.

Hal tersebut hanya akan membuat fokus kamu terbagi. Fokus ini sangat penting untuk kelangsungan bisnis ke depannya.

Pembuatan Desain Logo Perlu Memperhatikan Beberapa Poin Ini

Dalam pembuatan logo sendiri, seseorang dituntut untuk memiliki jiwa yang seimbang. Dengan adanya tuntutan tersebut, setiap hal akan diperhatikan dengan baik.

Secara umum, terdapat lima hal yang menjadi poin penting dalam pembuatan logo. Berikut kelima poin penting tersebut khusus untuk anda.

  1. Jadilah Kreatif

Pertama adalah menjadi kreatif. Ini sangat penting dalam pembuatan desain logo.

Apabila seseorang tidak memiliki jiwa kreatif, proses pembuatan akan menjadi semakin sulit. Selalu ingat bahwa membuat logo berati membuat hal baru.

Dalam pembuatan hal baru, jiwa kreatif ini jelas perlu dimiliki. Sulit membuat hal baru apabila poin tersebut tidak dipikirkan.

Sebenarnya kalaupun tidak kreatif, logo pasti selesai. Sebagai contohnya, kamu bisa saja meniru merek yang ada di luar sana.

Setelah itu, merek tersebut bisa sedikit dimodifikasi agar lebih sesuai keinginan. Namun hal tersebut akan memiliki pengaruh besar terhadap citra perusahaan.

Nantinya perusahaan akan terlihat pasaran karena merek semacam itu pasti banyak tersebar di internet. Hal berbeda akan terlihat apabila logo yang benar-benar baru dibuat.

Dengan kondisi ini, hasil yang didapat pasti lebih maksimal. Kesan pasaran tidak akan didapat ketika pembuatan desain logo dilakukan dengan adanya jiwa kreatif.

  1. Pilih Warna Terbaik

Memilih warna terbaik juga sangat penting. Ini perlu dipikirkan secara matang.

Warna adalah aspek fundamental dalam pembuatan desain logo. Jika bisa, jadikanlah warna tersebut sebagai karakter.

Jika menghubungkannya dengan penelitian psikologi, sudah ada banyak bukti yang menyatakan bahwa warna sangat penting dalam menarik perhatian manusia. Namun pemilihan warna perlu disesuaikan dengan perusahaan yang dimiliki.

Jangan melakukan kesalahan dengan menambahkan warna dalam jumlah banyak. Batasi warna tersebut maksimal tiga saja.

Jika lebih dari itu, logo yang diciptakan akan memiliki kesan terlalu berwarna. Hal ini jelas menjadikan tingkat kemenarikannya menurun.

Selain itu, merek yang terlalu menggunakan banyak warna juga akan terlihat ragu-ragu. Seakan-akan, merek tersebut tidak memiliki citra yang ingin ditonjolkan.

Poin dalam pembuatan desain logo ini sangat jelas jika memerhatikan kebanyakan perusahaan besar. Tidak banyak yang masih menggunakan warna dalam beragam di logonya.

Bahkan untuk kondisi sekarang, kebanyakan hanya menggunakan satu warna sebagai logo utama. Oleh sebab itu, kesederhanaan juga perlu dipertimbangkan dalam pemilihan warna.

  1. Font dan Tipografi

Font dan tipografi juga perlu diperhatikan dengan baik. tingkat kepentingan font sendiri sebenarnya berada di urutan nomor dua.

Dalam pembuatan desain logo, tidak perlu langsung melihat pada jenis fontnya. Akan lebih baik jika mencari ikon dan pesan dari merek terlebih dahulu.

Jika ikon dan pesan sudah ditemukan, pemilihan font bisa disesuaikan dengan ikon dan pesan tersebut. terdapat makna berbeda-beda dari jenis font.

Misal kamu memilih font dengan bagian tepi lebih membulat. Font semacam itu akan menonjolkan kesan bersahabat kepada orang yang melihatnya.

Lalu bisa juga memilih font dengan tipe serif yang banyak diminati. Pemilihan jenis itu akan membuat kesan anggun lebih muncul.

Bisa juga memilih jenis yang tepiannya lebih tajam. Jika pilihannya dijatuhkan kepada hal tersebut, kesan modern akan lebih muncul.

Dalam pemilihan font sendiri, terdapat dua cara yang bisa dilakukan. Pertama, kamu bisa memilih font yang sudah ada.

Ini merupakan cara termudah karena jumlah font yang ada di luar sana sangat banyak. Namun selain itu, tipografi juga bisa dibuat.

Namun disini, kamu dituntut untuk menciptakan semuanya dari nol. Jika ini sulit, bisa juga dengan sedikit memodifikasi font yang sudah ada.

  1. Gunakan Ruang Putih

Dalam pembuatan logo, latar sangat dibutuhkan. Biasanya, kebanyakan pemula menjadikan karakter perusahaan sebagai latar dalam pembuatan desain logo.

Ini sebenarnya merupakan kesalahan. Ketika karakter dibuat sebagai latar dalam proses pembuatan, fokus akan sulit dijaga.

Akan lebih baik jika menggunakan ruang putih sebagai latar dalam proses pembuatan. Ini akan membuat desain terasa lebih mengalir.

Selain itu, warna putih juga bisa menjadi tempat bagi otak untuk beristirahat. Biasanya, gambar dan teks yang dilihat dalam waktu lama bisa membuat seseorang kelelahan.

Sebagai contoh, mari lihat pada perusahaan yang menjadikan warna merah sebagai karakter. Misal dalam proses pembuatannya, orang tersebut menjadikan warna merah sebagai latar.

Jika hal ini terjadi, layar kerja akan terlihat terus penuh. Kesan melelahkan akan muncul dalam pembuatan tersebut.

Ini bisa membuat pikiran dari pembuatnya mentok dan logo akhirnya tidak selesai. Oleh sebab itu, menjadikan warna putih sebagai latar bisa dijadikan pilihan terbaik.

  1. Lakukan Percobaan

Pembuatan desain logo juga menuntut seseorang untuk terus melakukan percobaan. Jangan pernah berpikir jika pembuatannya akan selesai dengan satu kali kerja.

Di perusahaan besar, pembuatan logo bisa mencapai berbulan-bulan. Itu karena, setiap hal diperhatikan secara detail sehingga hasilnya memuaskan.

Dalam waktu lama tersebut, para pembuatnya tidak hanya berpikir. Namun pembuat tersebut akan terus mencoba hal baru yang terpikirkan.

Dalam membuat hal baru, pastikan untuk mencatat setiap hal yang terpikirkan. Bagi para desainer, sering terdapat masalah dimana ide yang didapat dilupakan pada kemudian hari.

Hal ini bisa menjadi masalah karena ide tersebut merupakan sesuatu yang sangat mahal dan sulit didapat. pembuatan logo juga menuntut seseorang untuk terus bergerak.

Jika hanya diam di satu ruangan dengan ukuran sempit, akan sulit menemukan hal baru yang menginspirasi. Jangan lupa juga untuk meminta pendapat dari orang sekitar.

Opini dari target pasar adalah hal terbaik yang bisa didapatkan. Dari upaya terus menerus ini, hasil yang didapat pasti sesuai harapan.

Jangan sampai melakukan kesalahan dengan tidak serius dalam pembuatan logo. Keseriusanlah yang akan menuntun seseorang untuk mendapatkan hasil maksimal.

Lagi pula, keseriusan tersebutlah yang akan membuat seseorang semakin mudah untuk belajar. Dengan itu, pembuatan desain logo akan terasa semakin mudah.