Pentingnya Cek Portofolio Desain Logo Sebelum Memakai Jasa

Free Download Logo Format PNG > Artikel > Pentingnya Cek Portofolio Desain Logo Sebelum Memakai Jasa
108

Di era modern seperti sekarang portofolio desain logo menjadi hal wajib sebelum memilih sebuah layanan desainer. Bagi orang awam hal seperti ini ternyata masih menjadi khayalan di luar nalar yang belum mampu dicerna.

Kebanyakan orang awam hanya melihat desainer grafis sebagai tukang buat logo yang dibayar murah. Itu memang berlaku jika penyedia jasanya adalah mas tukang fotokopi digital di pinggir jalan.

Biasanya mereka memiliki kemampuan otodidak yang meskipun bisa membuat namun belum tentu mampu menciptakan. Tentu kita harus apresiasi orang yang mau belajar secara otodidak di luar bidangnya.

Namun disini kami akan jelaskan lebih detail mengapa kita harus mulai menggunakan portofolio sebagai acuan. Jadi jangan hanya menawar murah dan menjadi klien semena-mena yang tidak tahu berapa harga jasanya.

Jika diartikan secara harfiah kita harus mengacu pada bahasa Italia yaitu portofoglio. Itu berasal dari dua kata yaitu porto dan foglio, ketika kita satukan memang sudah tidak relevan di era modern seperti sekarang.

Porto artinya adalah membawa dan foglio adalah lembaran-lembaran kertas berisi karya. Namun sekarang sudah diartikan secara berbeda yaitu track record karya yang sebelumnya pernah dikerjakan.

Mengapa hal seperti ini penting ketika memilih jasa akan kami jelaskan pada segmen secara khusus karena panjang. Jika kita berbicara portofolio desain logo biasanya akan berisi karya sebelumnya dari seorang desainer.

Meskipun sudah ada hal tersebut sebagai referensi namun kita jangan sampai menjadikannya acuan tunggal. Lebih banyak belum tentu berarti baik ketika nantinya digunakan untuk mengerjakan sebuah projek.

Jadi kita masih harus melakukan analisis berdasarkan kualitas sehingga mengerti seperti apa kecocokannya ketika digunakan. Kecocokan adalah hal penting dimana memiliki sifat relatif antara satu dan lainnya.

Misalnya perusahaan A cocok menggunakan desainer 1,belum tentu 1 cocok digunakan oleh entitas B. Jadi jangan gunakan acuan entitas sebagai tolak ukur tunggal terkait penggunaannya dalam sebuah proyek.

Apalagi desainer logo adalah profesi yang krusial dimana harus mampu mengakomodasi berbagai aspek. Tidak hanya segi visual namun komunikasi subliminal juga harus tersampaikan ketika produknya jadi.

Jadi portofolio desain logo ini sifatnya hanya mempermudah saja dalam seleksi penyedia layanan. Akhirnya kamu sendiri sebagai konsumen yang memiliki hak absolut menggunakan entitas mana.

Perkenalan singkat ini tentu memberikan kamu sepercik pengetahuan seperti apa krusialnya jasa ini. Sehingga jangan sampai menganggapnya sebelah mata terutama jika digunakan untuk projek besar.

Ternyata tidak mengecek portofolio dan asal pilih harga murah masih banyak dilakukan bahkan sekelas perusahaan startup. Jangan lakukan kesalahan tersebut karena itu sangat memalukan.

Sebagai entitas profesional tentu saja kamu harus menimbang secara teliti seperti apa penyedia layanan digunakan. Ketika kita hendak menggunakan sebuah layanan tentu harus mengerti seperti apa track recordnya.

Disini peran dimana portofolionya menjadi hal penting untuk menunjukan seperti apa kapabilitas kreator. Apabila tidak bisa menunjukkan tentu saja harus diragukan bersama apakah dia memang mampu atau tidak.

Sekarang portofolio desain logo menjadi filter awal dalam menentukan seseorang layak digunakan jasanya atau tidak. Namun perlu diketahui bahwa itu bukan acuan tunggal apabila hendak memilih sebuah layanan.

Kita harus melakukan interaksi secara langsung untuk mengetahui seperti apa kecocokannya dengan perusahaan. Apabila sekedar melihat karya tentu saja setiap orang bisa menunjukkan bukan karyanya sendiri.

Oleh karena itu kami sarankan dalam memilih seorang desainer harus teliti dan melakukan interaksi langsung. Dengan begitu kita bisa menilai sendiri seperti apa set of skills dimiliki pihak tersebut.

Mulai dari kapabilitas dalam visual, komunikasi, representasi, dan juga branding build. Itu adalah set of skills minimal yang harus dimiliki seorang kreator agar dapat digunakan sebagai pilihan.

Jadi berhentilah menggunakan jas mas-mas tukang fotokopi pinggir jalan untuk membuat brand produk besar. Itu sama halnya dengan menyuruh semut menyeret satu gelas kopi, tidak mungkin dilakukan.

Bagi orang Indonesia yang membaca ulasan ini ketahuilah bahwa memperoleh portofolio desain logo itu tidak mudah. Seorang kreator perlu melakukan ribuan job dan semuanya harus sempurna.

Jadi wajar jika mereka memberikan tarif cukup tinggi untuk pelayanannya kepada para klien. Jangan juga mencuri sampel untuk kemudian menyuruh mas-mas tukang foto kopi pinggir jalan untuk menirukannya.

Secara spesifik ada beberapa fungsi penting bagi calon klien yang harus dipahami sebelum menggunakan jasa. Berikut ini akan kami jelaskan secara detail sehingga kamu bisa menjadikannya acuan sebelum memilih kreator.

1. Tolak ukur kapabilitas

Dengan melihat portofolio desain logo tentu kita bisa mengukur seperti apa kapabilitas desainernya. Apakah visual sudah mampu merepresentasikan jiwa dari entitas atau belum.

Kemudian kita juga bisa melihat sejauh mana kreativitas mereka dalam menciptakan karya. Ini penting karena kita nanti memang akan menggunakan aspek ini sebagai acuan krusial.

2. Melihat kecocokan dengan entitas

Kita juga perlu melihat seperti apa karyanya lebih dulu untuk menilai kecocokannya ketika digunakan. Karena tidak semua desainer memiliki sentuhan yang pas digunakan oleh setiap entitas.

Para kreator juga sudah tahu hal seperti itu sehingga tidak masalah menolak karena alasan kecocokan. Setidaknya jangan mencuri sampel yang mereka tunjukkan untuk kepentingan sendiri.

Apabila sudah menemukan sentuhan karya yang cocok tentu kamu bisa menggunakannya. Ini adalah sebuah acuan penting karena nantinya akan kita gunakan sebagai wajah dari entitas.

3. Komunikasi non verbal paling efektif

Perlu disadari bahwa banyak di luar sana para kreator yang memiliki set of skills mumpuni namun kurang pandai menjual diri. Mereka hanya mengandalkan portofolionya untuk mengkomunikasikan kapabilitas.

Jadi portofolio desain logo ini memang penting agar kedua belah pihak bisa saling mengerti. Seperti apa kapabilitas kreator dan kecocokannya terhadap calon pengguna jasanya.

Dengan memahami beberapa aspek tersebut tentu sekarang kamu tidak menganggap remeh lagi portofolio. Ini adalah hal krusial yang dapat menentukan kesuksesan sebuah projek baik dari sudut pandang kreator maupun entitas klien.

Tips Memilih Desainer Berdasarkan Portofolionya

Jika sudah tahu bahwa portofolio adalah hal penting akan kami jelaskan seperti apa tips memilih berdasarkan acuan tersebut. Jadi nantinya kamu tidak salah lagi dalam menentukan penyedia layanan untuk digunakan.

1. Relevansi

Aspek pertama paling penting dijadikan acuan adalah relevansi karya terhadap kebutuhan entitas. Jadi kita tahu sendiri bahwa setiap kreator pasti memiliki sentuhan pribadinya.

Itu tidak boleh dianulir dan pasti selalu terlihat di setiap portofolio desain logo miliknya. Sebagai calon klien kita harus menilai apakah sentuhan pribadinya itu relevan untuk digunakan atau tidak.

Ketika ternyata sentuhannya kurang relevan tentu saja harus menggunakan penyedia lainnya. Seleksi secara teliti berdasarkan potensi hasil akhir nanti jangan hanya karena harga lebih miring.

2. Kemampuan komunikasi visual

Lihat seperti apa kemampuan komunikasi visualnya berdasarkan semua portofolionya tadi. Kita tentu dapat melihat sendiri seperti apa representasi karyanya ketika disaksikan.

Ini penting karena nanti digunakan sebagai wajah entitas atau branding terkait. Jangan sampai komunikasi visual klien tidak tersampaikan ketika menggunakan kreator tersebut.

3. Seperti apa klien sebelumnya

Tentu sebagai calon pengguna boleh saja mencari informasi siapa saja klien sebelumnya. Jika kreator tersebut sudah sering mengerjakan projek dari brand besar bisa saja itu adalah pilihan tepat.

Jadi dari setiap pekerjaan yang berhasil dilakukan memang dapat dijadikan acuan penilaian. Itu akan sangat membantu agar nantinya wajah entitas atau brand dapat dikomunikasikan secara visual secara optimal.

Dengan menggunakan semua informasi tadi tentu sekarang kamu tahu seperti apa pentingnya seleksi menggunakan portofolio. Jangan remehkan portofolio desain logo karena dapat menjadi petunjuk cocok tidaknya digunakan pada sebuah projek.