Perbandingan Desainer Grafis Umum dan Spesialis

Free Download Logo Format PNG > Artikel > Perbandingan Desainer Grafis Umum dan Spesialis
122

Ternyata di Indonesia terdapat dua istilah unik yaitu desainer grafis umum dan spesialis. Sebenarnya dua terminologi tersebut tidak ada, dan hanya dibuat sendiri oleh masyarakat demi memudahkan generalisasi.

Tidak masalah, kamu pakai saja dua penyebutan tersebut agar mudah merepresentasikan seorang artist. Kamu memiliki desainer grafis spesialis dan juga umum di mana keduanya memiliki perbandingan.

Apabila menginginkan hasil optimal tentu saja harus menggunakan alat tepat guna mengerjakannya. Begitu juga dengan desain grafis jika ingin bagus harus menggunakan tenaga ahli secara spesifik.

Inilah Perbedaan Desainer Grafis Umum dan Spesialis

Pada pembahasan kali ini kami akan jelaskan apa saja perbandingannya sehingga kamu bisa memilih sendiri mana yang paling tepat. Karena ketika kamu menggunakan secara spesifik tentu hasilnya akan jauh lebih baik.

Namun kamu harus bisa melakukan identifikasi terlebih dulu dari keduanya agar bisa membedakan masing-masing. Kami akan jelaskan juga apa saja keunggulannya jadi kamu bisa menjadikannya sebagai sebuah acuan.

Langsung saja akan kami jelaskan kedua perbedaan dari terminologi ini bagi para pemula. Karena sebenarnya keduanya berasal dari bidang yang sama sehingga terkadang membuat orang merasa pusing ingin membedakannya.

1. Desainer umum

Ini adalah terminologi yang sering digunakan untuk menyebut seorang desainer dengan kemampuan medioker. Tidak ada desainer grafis umum karena apa spesifikasi dari terminologi tersebut.

Apakah desainernya harus dapat membuat produk, maket, dan sebagainya yang berkaitan dengan desain. Pada dasarnya itu adalah istilah digunakan untuk menyebut mas-mas tukang fotokopi yang bisa membuat logo.

Itu adalah asal dari istilah desainer umum yang benar-benar salah dari sudut pandang manapun. Jadi jika kamu ingin memanggil seseorang sebagai sebutan desainer pastikan dia memiliki kapabilitas mumpuni.

Di Indonesia salah satu bukti bahwa dia memiliki kapabilitas mumpuni adalah punya background pendidikan terkait dan juga portofolio. Tanpa adanya minimal dua bukti tersebut maka tidak ada yang boleh menyebut dirinya sebagai seorang desainer.

2. Desainer spesialis

Ini juga kebalikan dari desainer grafis umum yang dijadikan sebagai sebuah terminologi tidak benar di masyarakat. Bidang desain sendiri dapat kamu bagi menjadi banyak sub.

Tidak hanya terkait menggambar saja, namun ada seperti desain produk, maket, pemetaan, topologi, dan sebagainya. Seorang yang bergelut dalam bidang desain tidak hanya membuat logo, banner, atau sejenisnya saja.

Karena kesalahan pemahaman masyarakat tanpa pendidikan muncullah terminologi seperti itu. Di masyarakat seorang specialist designer misalnya selalu identik dengan ahli bangunan dan sebagainya.

Jadi mari kamu sejenak singkirkan kesalahan paradigma ini dan menggunakan nalar secara lebih rasional. Perluas lagi literasi agar terminologi yang salah kaprah ini tidak lagi dijadikan sebagai fundamental.

Keunggulan dari Desainer Grafis Umum

Pada dasarnya jika kamu mengacu pada terminologi generalis ini tidak ada kelebihannya sama sekali. Namun sebuah kotoran tentu saja tetap ada manfaatnya jadi berikut ini adalah beberapa kelebihan yang bisa digunakan.

1. Pangsa pasar lebih umum

Orang awam biasanya menggunakan desainer grafis umum untuk kebutuhan mereka sehari-hari. Misalnya membuatkan kartu nama, undangan pernikahan, pamflet, baliho, spanduk, dan sebagainya.

Itu adalah konsumsi umum yang sebenarnya orang awam sendiri bisa melakukannya apabila mereka mau mengeluarkan effort. Namun dengan adanya jasa pembuatan media tersebut masyarakat awam bisa langsung membelinya.

2. Harga lebih murah

Karena jasa yang ditawarkan memang basic tentu saja harganya juga relatif rendah. Disiplin ilmu dibutuhkan untuk membuat sebuah karya dengan value setara dari karyanya juga tidak terlalu tinggi.

Ini adalah hal paling tepat dan sangat disukai oleh masyarakat Indonesia, kelihatannya bagus kemudian harganya murah. Jadi memang banyak orang awam menggunakan layanan ini untuk kebutuhannya.

3. Mudah ditemukan di mana saja

Kemudian kamu juga jauh lebih mudah menemukan desainer grafis umum di seluruh pelosok Indonesia. Hampir setiap perempatan jalan pasti dapat kamu temukan mas-mas fotokopi yang memberikan layanan seperti ini.

Karena jumlahnya banyak tentu saja kamu tidak perlu kesulitan lagi untuk menemukannya sebagai solusi. Bahkan paling penting berbagai kebutuhan juga dapat mereka kerjakan sesuai kebutuhan konsumen.

Ketiga kelebihan tersebut tentu saja dapat menjadi sebuah acuan yang dapat kamu jadikan sebagai referensi. Biasanya orang awam akan lebih memilih layanan seperti ini karena harganya jauh lebih terjangkau.

Keunggulan dari Desainer Grafis Spesialis

Specialist designer adalah orang yang memang memiliki disiplin ilmu dan kredibilitas guna mengerjakan sebuah design. Apa saja keunggulan menggunakan jasa mereka ketika membutuhkannya, simak ulasan berikut.

1. Hasil jauh lebih bagus

Jelas karena sudah memiliki background ilmu dan juga portofolio hasilnya akan jauh lebih bagus. Baik dari segi visual, interpretasi, presentasi, dan juga aspek lainnya jelas sangat mendalam.

Karena memang dibutuhkan sebuah pendidikan tersendiri untuk mendapatkan hasil sempurna. Jika kamu membandingkan dengan desainer grafis umum jelas jauh karena mereka sendiri belum tentu punya dasar ilmunya.

2. Mampu menyelesaikan project tingkat tinggi

Kami berani bertaruh nyawa seorang yang disebut generalist tadi tidak akan bisa memberikan hasil optimal. Ketika kamu berbicara desain produk saja sebagai contoh, apakah mereka bisa memberikan hasil maksimal.

Jadi desainer grafis umum itu kemampuannya memang luar biasa apabila yang melihat adalah orang biasa. Dari sudut pandang professional tetap saja kapabilitas mereka dalam ranah otodidak saja.

Istilah generalis tersebut ternyata juga disebutkan oleh seorang ahli marketing dan bukan dari bidang design. Di mana kapabilitas seorang marketing jelas tidak tahu seperti apa dunia design itu sendiri.

3. Karya lebih kompleks dari berbagai sudut pandang

Tidak hanya sekadar membuat karya bagus saja namun seorang designer sejati mampu menghasilkan karya kompleks. Bahkan ketika kamu lihat dari berbagai sudut pandang.

Jadi ketiga keunggulan tersebut jelas menunjukkan seperti apa kelas dari seorang designer sebenarnya. Kamu tidak boleh menyamakan profesi ini dengan mas-mas tukang fotokopi di pinggir jalan.

Mana yang Lebih Tepat, Desainer Grafis Umum atau Spesialis?

Dari pembahasan tadi tentu saja penasaran mana yang harus dipilih sebagai opsi. Karena tidak semua orang Indonesia membutuhkan layanan dari seorang expert untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Jika berbicara masalah ketepatan dapat kamu lihat dari dua sudut pandang yaitu kebutuhan. Kami akan jelaskan secara spesifik agar lebih mudah dipahami dan tidak ada interpretasi salah lagi terkait desainer grafis umum.

1. Basic need

Untuk kebutuhan dasar seperti pembuatan banner, kartu nama, baliho, yang sifatnya sepele serahkan saja pada generalis. Mereka pasti bisa menyelesaikannya dengan cepat dan harganya juga murah.

Jika kamu menyerahkan job seperti ini pada seorang generalis jelas mereka mampu memberikan banyak opsi. Para pelanggan awam juga masih mengerti dengan bahasa yang disebutkan kreator.

2. Advance need

Jika kebutuhannya memang lebih advance maka kami sarankan serahkan pada profesional designer saja. Mereka jelas mampu mengerjakan proyek lebih kompleks terkait berbagai kebutuhan.

Mulai dari product design sampai sebuah pemetaan jelas dapat dikerjakan jika mereka memiliki kapabilitasnya. Hasilnya juga dapat dipertanggungjawabkan dan pengguna jelas akan merasa puas.

Apabila kamu sudah tahu bagaimana sebenarnya kedua terminologi ini bisa ada tentu saja pembahasan ini menjadi kurang krusial. Pada dasarnya pembahasan ini bisa ada karena adanya miskonsepsi orang awam terkait seorang designer.

Jadi dengan pembahasan tadi kami juga sudah menjelaskan seperti apa fakta lapangan dan kebenarannya. Jadi jangan sampai salah lagi menyebut desainer grafis umum dan spesialis karena keduanya jelas beda tingkatan.

error: