Tips Desain Logo untuk Membangun Brand Bisnis Sendiri

Free Download Logo Format PNG > Artikel > Tips Desain Logo untuk Membangun Brand Bisnis Sendiri

Tips desain logo diperlukan ketika kamu ingin memiliki sebuah brand sendiri. Ada banyak hal yang perlu dipikirkan saat seseorang hendak menjalankan bisnis sendiri. Pilihan sebagai seorang pebisnis seringkali berangkat dari keinginan untuk mandiri tanpa harus bekerja di bawah tekanan atasan lain. Namun tentunya diperlukan banyak upaya untuk mendirikan bisnis sendiri.

Salah satunya dengan membangun brand awareness alias kesadaran merek. Brand atau merek akan sulit dikenal jika tidak memiliki simbol visual yang dapat dilihat audiens. Simbol ini nantinya berperan penting sehingga audiens dapat mengidentifikasi merek kamu secara mudah. Ketika audiens mengenali brand, mereka lebih termotivasi untuk menggunakannya.

Maka dari itu, kamu perlu mempertimbangkan pembuatan desain logo secara tepat dan strategis. Tetapi untuk memiliki jenis logo seperti itu, tentunya kamu perlu mengetahui apa saja yang membuat sebuah logo berhasil atau tidak. Karena keberhasilan simbol brand akan berdampak pada keberhasilan bisnis secara keseluruhan.

1. Fitur Penting yang Harus Ada dalam Logo Perusahaan

Tips desain logo perlu memerhatikan beberapa aspek agar dapat menghasilkan lambang bagus dan berkualitas. Setidaknya terdapat empat fitur atau kriteria yang harus ada dalam lambang brand kamu. Adanya keempat fitur tersebut adalah cerminan bahwa desain tersebut telah sesuai dengan prinsip pembuatan logo. Berikut ini kriterianya.

a. Desain Sederhana, Tidak Rumit

Kesederhanaan visual adalah kunci agar lambang perusahaan kamu mudah dikenali dan diingat orang. Hindari penggunaan aspek visual yang terlalu rumit dan banyak detail kecil karena akan cenderung dilewatkan audiens. Sebaliknya, lambang dengan desain simpel memiliki kesan lebih baik serta ikonik. Audiens dapat mengingatnya hanya dalam sekali melihat.

b. Visual yang Relevan dengan Karakter Perusahaan

Tips desain logo agar berhasil juga harus memiliki relevansi dengan bisnis kamu. Simbol visual bukan hanya sekedar memperhatikan aspek estetika. Lebih dari itu, ikon brand juga harus membawa pesan sesuai dengan apa yang dilakukan perusahaan kamu. Dengan visual bagus, audiens dapat menangkap gambaran perusahaan kamu secara jelas tanpa kesulitan.

c. Terbangunnya Kesan Positif

Kunci keberhasilan lambang yaitu dapat dikenali oleh audiens serta mudah dibedakan dari simbol-simbol para pesaing di ceruk pasar serupa. Namun terlihat berbeda dan mudah dikenali saja belum cukup. Kamu perlu menciptakan kesan positif, abadi, dan tidak terlupakan. Dengan begitu, audiens merasa terkesan ketika melihat ikon merek kamu dimana saja.

d. Rancangan yang Fleksibel

Tips desain logo yang harus ada yaitu fleksibilitas rancangan. Kamu tentu perlu menempatkan rancangan visual tersebut di berbagai media. Maka rancang sedemikian rupa sehingga lambang tersebut dapat diperkecil atau diperbesar ukurannya. Desain yang fleksibel akan selalu cocok jika dipasang pada media berbeda-beda tanpa mengurangi efektivitas serta estetikanya.

2. Cara Mendesain Logo Berdasarkan Jenisnya

Dalam dunia industri bisnis, terdapat ribuan perusahaan dengan logo brand mereka yang ikonik. Kamu dapat mengambil contoh dari simbol-simbol visual brand ternama dunia dan melakukan analisis terkait hubungannya dengan karakter perusahaan. Setidaknya terdapat tiga jenis logo berdasarkan bentuk atau aspek visualnya.

Pertama, logo berupa simbol abstrak. Ini merupakan ikon brand yang berupa garis atau pola gambar tertentu secara abstrak. Umumnya desain logo abstrak dibuat simpel dan minimalis untuk menarik perhatian audiens. Contoh perusahaan besar yang menggunakan jenis simbol abstrak adalah swoosh milik Nike atau apel tergigit punya Apple.

Kedua, jenis simbol atau ilustrasi deskriptif. Sesuai namanya, jenis logo ini memberikan ilustrasi berupa deskripsi secara lebih jelas berkaitan dengan kegiatan bisnis suatu perusahaan. Misalnya perusahaan real estate yang menggunakan ilustrasi rumah. Tips desain logo ini juga bisa kamu temukan pada lambang perusahaan PLN.

Ketiga, jenis logo berbasis font atau tulisan. Ikon brand dengan font mengandalkan modifikasi teks sebagai lambang sekaligus merujuk nama perusahaan. Meski kelihatannya sederhana, namun lambang berbasis font juga mengandung nilai filosofis yang ditunjukkan dari pemilihan warna, font, dan style. Contoh brand yang memakai tipe ini misalnya Coca Cola.

3. Langkah Membuat Logo dengan Mudah dan Sederhana

Setelah memahami fungsi dan pentingnya membuat lambang brand, kini saatnya kamu mulai memikirkan bagaimana cara membuatnya. Poin pentingnya adalah tetap menerapkan tips-tips yang telah dijelaskan di atas. Adapun langkah-langkah membuat desain ikon merek sebenarnya cukup sederhana. Berikut ini tips desain logo dengan mudah.

a. Menentukan Tujuan Desain dengan Jelas

Sebelum membuat desain ikon merek, kamu perlu mengetahui maksud dan tujuannya. Langkah pertama, ambil secarik kertas lalu bagi dalam tiga kolom. Pada kolom pertama, silakan tulis sifat yang mendeskripsikan brand kamu. Misalnya kekinian, fresh, lucu, berani, sehat, dan sebagainya. Penggambaran ini sebaiknya disesuaikan dengan karakter produk bisnis kamu.

Pada kolom kedua, kamu bisa membuat ilustrasi, abstrak, maupun tulisan yang sesuai dengan gambaran sifat tadi. Agar lebih mudah, tidak ada salahnya menyewa jasa desainer grafis profesional untuk brainstorming bersama. Sementara di kolom terakhir, pikirkan warna apa saja yang cocok dan paling tepat sebagai refleksi karakter brand kamu.

b. Melakukan Analisis terhadap Kompetitor

Tips desain logo dengan menganalisis kompetitor adalah langkah brilian. Pelajari kelebihan dan kekurangan dari para pesaing. Tanyakan apa yang membuat desain logo mereka berhasil atau gagal. Jika sudah menemukan jawabannya, pikirkan lambang seperti apa yang lebih menonjol dan berbeda dari kompetitor dengan ide sendiri.

Sebisa mungkin hindari elemen-elemen visual menyerupai simbol merek pesaing. Karena ini akan membuat audiens justru merujuk pada pesaing tersebut. Kemungkinan lebih buruk adalah perusahaan kamu justru dianggap meniru lambang perusahaan lain. Ini tentunya bukan hal baik dan menjatuhkan nama brand sendiri.

c. Menemukan Sumber Inspirasi

Mencari inspirasi adalah tips desain logo yang cukup mendasar. Desain adalah bagian dari dunia kreatif dimana kamu perlu mengerahkan kreativitas semaksimal mungkin sesuai dengan tujuannya. Cara untuk memancing kreativitas agar keluar yaitu menemukan inspirasi. Dalam pembuatan logo, tidak ada salahnya mengamati simbol brand dari sektor bisnis lain.

Kemudian cari tahu mengapa lambang tersebut terlihat menonjol, berkarakter kuat, dan berhasil. Eksplor imajinasi tanpa mengurangi aspek-aspek filosofis yang ingin disampaikan melalui simbol visual. Kemudian mulai rancang ikon untuk merekmu sendiri. Ini tentunya membutuhkan skill desain grafis. Tetapi jangan khawatir, kamu bisa menyewa jasa profesional.

d. Revisi dan Sesuaikan

Kalau sudah mendapatkan desain dari hasil brainstorming, tidak ada salahnya beristirahat sejenak. Ini akan membantu kamu memulihkan energi serta pikiran. Setelah beristirahat setidaknya selama satu jam, silakan periksa kembali hasil desain tadi. Jangan ragu bila memang terdapat beberapa elemen untuk direvisi. Ini adalah tips desain logo yang banyak dilakukan.

Setelah itu, coba perlihatkan kepada tim dari departemen lain atau kolega terpercaya sembari menjelaskan ide dan pesan di balik desain tersebut. Dapatkan umpan balik dari mereka lalu jadikan itu sebagai pertimbangan. Jika sudah matang, logo yang sudah jadi siap dirilis.

Logo brand bisa dibilang menjadi salah satu penyokong keberhasilan suatu bisnis. Desain lambang yang tepat dan bagus mampu membuat audiens lebih mudah mengingatnya. Sehingga pada akhirnya mereka bersedia berlangganan produk maupun jasa kamu. Terapkan tips desain logo ini agar hasilnya tidak mengecewakan.